Dari Jamur Sampai Kotoran Hewan, 5 Teh Ini Nyatanya Banyak Digemari dan Harganya Mahal

Daftar Indodax

Dari Jamur Sampai Kotoran Hewan, 5 Teh Ini Nyatanya Banyak Digemari dan Harganya Mahal. Tak hanya kopi yang terkenal banyak jenisnya, teh juga seperti yang kita tahu sangat banyak ragamnya. Mulai dari teh dengan bahan dasar daun, bunga, sampai buah-buahan. Baru-baru ini pun semakin bertambah akan bahan dasar teh yang aneh dan tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Baca juga: Deretan Inspirasi Bisnis Online yang Sedang Banyak Digeluti Masyarakat

Bahan dasar teh tersebut dari serangga sampai  jamur lho. Meski terdengar aneh dan tak terpikirkan sebelumnya, tapi nyatanya ada orang yang menikmati sajian teh dari bahan dasar tersebut. Seperti apa sih tehnya? Yuk kita simak.

1. Panda Dung Tea

Meskipun namanya Panda Dung Tea, ini merupakan teh hijau yang berasal dari China. Hal yang membuat racikan teh ini aneh adalah bahan yang digunakan untuk teh hijaunya berasal dari pupuk kotoran panda. Lumayan digemari penggemar teh, namun teh ini tergolong mahal karena panda sudah menjadi langka sekarang dan mempengaruhi pupuk yang mereka hasilkan.

2. Guayusa

Tak hanya negara-negara di Asia yang bisa meracik teh enak, Ekuador juga memiliki teh racikan sendiri. Diambil dari daun-daun pohon guayusa, kemudian dikeringkan untuk diseduh menjadi teh. Tak hanya menjadi teh untuk menemani menyantap kue, guayusa terkenal memiliki kandungan kafein alami juga bisa menurunkan kadar gula tinggi.

3. Pu-er Tea

Meskipun dibuat dari tanaman yang sama untuk membuat teh hijau dan teh olong, untuk membuat Pu-er Tea dibutuhkan campuran tanaman camellia sinesis dengan fermentasi jamur yang dilakukan bertahun-tahun. Semakin lama fermentasi dilakukan, semakin mahal harga secangkir teh yang bisa kita dapat di Yunan ini. Pu-er Tea juga memiliki khasiat bagi kesehatan seperti menjaga kolesterol, mencegah sel kangker tumbuh, dan menjaga kesehatan hati.

4. Bug Poop Tea

Namanya saja sudah Bug Poop, pasti kita sudah bisa menebak bahan dasar teh ini berasal. Yup, yaitu kotoran serangga. Para petani Taiwan dengan telaten mengumpulkan kotoran serangga pemakan daun teh saja. Berdasarkan kotoran serangga yang tidak menentu, harga teh ini mahalnya selangit untuk pembelian per ons. Warna serbuknya memang hitam, diseduh dengan air panas yang akan memunculkan warna merah darah, yang nantinya akan berubah menjadi hitam pekat dan siap untuk dinikmati.

5. Kukicha Green Tea

Kukicha Green Tea berasal dari Jepang, terbuat dari bahan dasar teh hijau biasa. Perbedaan yang signifikan adalah teh ini terbuat dari dahan dan ranting yang usianya minimal tiga tahun. Teh yang sudah berusia tiga tahun ini sudah kehilangan kadar kafein, namun lebih optimal menyerap vitamin dari alam sekitarnya. Untuk itu tehnya aman dikonsumsi anak-anak sampai lansia.

Wah unik banget sobat boombastis racikan teh dengan bahan dasar yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Mungkin jika suatu kali kesempatan bisa datang ke negara-negara di atas, bisa mencoba tehnya ya…

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *