China Buat Robot Canggih Bisa Baca Pikiran

Daftar Indodax

Wikimedan.com – China Buat Robot Canggih Bisa Baca Pikiran. Baru-baru ini, para ilmuwan dari China telah berhasil mengembangkan robot industri. Robot itu diklaim mampu membaca alur kerja manusia dan meniru gerakan manusia dengan akurasi hingga 96 %.

Menurut pengembang di Pusat Teknologi Inovasi Manufaktur Universitas China Three Gorges, robot itu tidak hanya memantau gelombang otak pekerja. Tetapi juga mengumpulkan sinyal listrik dari otot saat sedang bekerja sama untuk merakit sebuah produk.

Tenaga manusia yang sedang bekerja bersama dengan tidak perlu mengatakan atau melakukan apapun ketika mereka membutuhkan alat atau komponen karena robot tersebut akan mengenali niat manusia secara instan. Kemudian robot tersebut akan mengambil objek dan meletakkannya di dekat manusia terkait.

“Dalam manufaktur industri modern, pekerjaan perakitan menyumbang 45 persen dari total beban kerja, dan 20-30 persen dari total biaya produksi,” kata perwakilan peneliti, Dong Yuanfa, dikutip Sabtu (29/1/2022).

Robot kolaboratif, atau ‘cobot’ ini diklaim dapat mempercepat laju jalannya perakitan. Meski begitu penerapannya masih terbatas karena kemampuan mereka untuk mengenali niat manusia seringkali tidak akurat dan tidak stabil.

Menelisik ke belakang, beberapa pabrik maju seperti pabrik mobil di Jerman juga telah memperkenalkan lingkungan kerja bersama dengan robot. Robot tersebut dilengkapi sensor keamanan yang akan menyetop sistem pabrik secara otomatis jika mendeteksi bahaya bagi manusia.

Beberapa tim peneliti telah mencoba membangun generasi baru ‘cobot’ yang dapat menebak niat manusia dengan memantau gerakan mata atau tubuh. Namun, pendekatan pasif ini mengalami masalah seperti respons yang lambat dan akurasi yang terbilang buruk.

Untuk mengatasi hal tersebut, robot hasil kreasi tim Dong itu menjalani ratusan jam latihan, yang melibatkan delapan relawan. Para sukarelawan diminta memakai detektor gelombang otak non-invasif dan tim menemukan bahwa robot dapat memperkirakan niat mereka, dengan akurasi sekitar 70 persen.

Direktur peralatan industri di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Wang Weiming mengatakan jumlah robot industri di China telah tumbuh 15% setiap tahun sejak 2016.

Dia mengatakan ada 246 robot untuk setiap 10.000 pekerja di China. Tetapi mayoritas dibuat dengan teknologi yang dikembangkan di Barat yang terkadang tidak dapat mengatasi lingkungan masyarakat di China.

Oleh karena itu, China sangat membutuhkan teknologi robotik yang lebih kuat untuk mengatasi masalah seperti angkatan kerja yang menyusut di tengah tingkat kelahiran yang menurun tajam, dan meningkatnya biaya tenaga kerja.

“Pada tahun 2025, lebih dari 70 persen pabrik skala besar di China akan menggunakan robot,” kata Wang dikutip SCMP.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *