Bupati Nias Barat Melayat Pemakaman Pdt.Talihuku Gulo

NIAS BARAT Wikimedan | Bupati Nias Barat Bapak Faduhusi Daely, S.Pd didampingi Kadis Perizinan dan Penanaman Modal Bapak Sokhi’aro Daeli, SE.,M.Si melayat sekaligus hadiri Acara Ibadah Pemakaman Almarhum Pdt. Talihuku Gulo alias Ama Eni yang meninggal dunia akibat sesuatu penyakit pada hari Senin, (10/6/2019) Pukul 13.00 WIB Desa Simae’asi Kec. Mandrehe Kab. Nias Barat,  Kamis, (13/6/2019).

Acara diawali dengan kata pengantar dari mewakili keluarga duka dilanjutkan pembacaan riwayat hidup almarhum oleh Jack Gulo (putra pertama almarhum) dan sambutan pengarahan dan kata-kata penguatan serta pesan-pesan moral dari Bupati Nias Barat yang kembali mengingatkan semua hadirin bahwa “hidup di dunia ini singkat dan sungguh tak ada apa-apanya”, semua yang kita miliki baik jabatan, harta dan apapun yg kita sayangi, cintai dan kasihi saat ini, akan kita tinggalkan kala kita dipanggil Tuhan.

Oleh karenanya tidak perlu sombong dan saling menyakiti tetapi hanyalah perbuatan “baik” yang selalu melekat dan dikenang orang lain kepada kita. Almarhum telah mengabdikan dirinya kepada hal2 yg baik yang menyenangkan hati Tuhan, almarhum sebagai Pendeta di Gereja GTDI serta beliau juga patut diteladani sebagai seorang tokoh, tutur mantan Sekda Nias Selatan itu.

Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa mengunjungi rumah duka sangat besar pahala dan makna-nya serta merupakan berkat yg sungguh tak ternilai. Maka sudah menjadi komitmen saya (Bupati-Red) bahwa dimana orang meninggal selagi saya ada waktu, maka saya pasti datang. Tidak ada diantara kita yang mau meninggal (mati) tapi satu yg pasti bahwa setiap kita pasti mati dan kembali kepada-Nya, ujar Bupati.

Sebagai pemerintah daerah; dimana selama ini ada banyak yang telah kita perbuat atau lakukan baik pembangunan fisik juga pembangunan non fisik semuanya itu untuk menunaikan tugas sebagai pelayan dan pemegang amanah rakyat.

Namun demikian masih ada yang mencela dan banyak menyalahkan. Memang masih ada kekurangan dan kelemahan tapi bukan berarti tidak ada yang baik yang telah kita perbuat.

Kepergian almarhum marilah kita relakan dan kepada anak-anak rajinlah ke Gereja dan berlomba-lomba lah berbuat kebajikan agar selalu diberkati. Atas nama pemerintah sangat berterimakasih karena almarhum sudah berjasa dalam pemekaran Nias Barat. Maka kami sampaikan belasungkawa dan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, ujar Bupati mengakhiri. (Wardi)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *