Berita : Soal Kasus Novel Baswedan, Dahnil: Prabowo Tak Ingin Permalukan Jokowi

Wikimedan – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kasus penyiraman cairan kimia yang dialami oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan memang sengaja tidak disampaikan dalam debat perdana beberapa waktu lalu.

Tentunya ‎hal ini berbanding terbalik, lantaran sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah gembar gembor ‎kasus Novel Baswedan bakal disinggung dan ditanyakan ke, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Dahnil, alasan tidak diangkatnya kasus Novel Baswedan karena Prabowo tidak ingin menerapkan strategi menyerang. Padahal pasangannya Sandiaga Uno sudah menyampaikan usulan kasus Novel Baswedan perlu ditanyakan ke Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Prabowo itu begitu nice boy, dia enggak mau mengungkit-ungkit kesalahan orang, tak langsung menyerang. Jadi pada saat itu memang Bang Sandi ingin menyampaikan, tetapi Pak Prabowo bilang tahan dulu,” ujar Dahnil dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (19/1).

Dengan demikian debat bisa lebih santun. Karena menurut Dahnil, alasan tidak diangkatnya kasus Novel Baswedan lantaran tidak ingin mempermalukan Jokowi selaku petahana.

‎”Itu tadi Pak Prabowo tak ingin dalam posisi mempermalukan Pak Jokowi terkait dengan kasus itu,” katanya.

Oleh sebab itu, apabila diberikan kepercayaan menjadi kepala negara. Maka kasus Novel Baswedan akan menjadi salah satu perhatiannya untuk bisa diselesaikan. Caranya dengan membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF).

“Tentu sejak awal kasus Novel Baswedan menjadi perhatian kami, tentu tak bisa kami biarkan. ‎Novel Baswedan itu menjadi fokus penyelesaian Pak Prabowo dan Bang Sandi ketika mereka berkuasa nanti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera mengatakan kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan akan menjadi salah satu isu yang akan diangkat pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno saat debat capres cawapres pada 17 Januari 2019 mendatang.

Dalam debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), para kandidat akan mengangkat isu mengangkat isu hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Sehingga ‎kasus Novel Baswedan termasuk menjadi salah satu yang paling concern.

Mardani menilai kasus Novel merupakan salah satu preseden buruk dalam ranah penegakan hukum. Pasalnya hingga saat ini polisi belum dapat mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras. Menurut Mardani, lemahnya penegakan hukum dapat berdampak buruk terhadap masyarakat.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : Gunawan Wibisono

Kategori : Berita Nasional
Sumber : https://jawapos.com/politik/19/01/2019/soal-kasus-novel-baswedan-dahnil-prabowo-tak-ingin-permalukan-jokowi

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *