Berita : Penertiban Pak Ogah di Makassar Tak Efektif, Danny Pilih Persuasif

Wikimedan– Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mencoba menggunakan metode lain untuk menetibkan pembantu pengatur lalu lintas alias pak ogah. Menurutnya, meetode pendekatan persuasif lebih efektif ketimbang menggunakan cara-cara paksa seperti yang gencar dilakukan selama ini.

“Persoalan pak ogah itu harus dibicarakan bersama. Kami harus duduk bersama. Kami akan panggil mereka (pak ogah), dengarkan keluhan mereka. Makassar itu semua bisa selesai dengan bicara. Saya garansi itu,” tegas pria yang akrab disapa Danny tersebut, Jumat (11/1).

Sepekan belakangan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar memang gencar menertibkan pak ogah yang menjamur di lokasi putar arah beberapa jalan utama, Melihat kedatangan petugas, pak ogah pun kocar-kacir.

Biasanya pak ogah akan kembali beraktifitas ketika mengetahui petugas telah meninggalkan lokasi. Danny tak menampik, bahwa pak ogah adalah fenomena yang sulit diberantas apabila tetap mempertahankan cara-cara lama.

“Mau diajak ngomong, bicara anak-anak itu (pak ogah). Di Makassar ini harus bicara, harus komunikasi. Harus mengutamakan pendekatan itu. Itu lebih baik. Cara-cara yang baik,” tambahnya.

Danny telah menginstruksikan kepada Dinsos dan Dishub agar sesegara mungkin melakukan pertemuan dengan pak ogah. “Sebusuk-busuk apapun mereka (pak ogah) adalah anak kita juga. Mau busuk bagaimana ada tanggung jawab sosia, mereka memilih bekerja seperti itu karena tidak dapat pekerjaan,” jelasnya.

Danny optimistis setelah proses pembicaraan rampung, akan ada solusi yang terwujud. “Jika setelah bicara tidak ketemu dan tetap bandel, baru gunakan kekuatan hukum. Penegakan hukum itu pilihan paling terakhir,” pungkasnya.
Editor           : Dida Tenola
Reporter      : Sahrul Ramadan

Kategori : Berita Nasional
Sumber : https://www.jawapos.com/jpg-today/11/01/2019/penertiban-pak-ogah-di-makassar-tak-efektif-danny-pilih-persuasif

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *