Benjolan pada Gusi? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Daftar Indodax

Benjolan pada Gusi? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya – Gusi memiliki banyak peran, tidak saja untuk menyangga, gusi juga akan melindungi gigi dan jaringannya terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa merusak gigi. Selain itu, gusi juga akan menghalangi bakteri dan kuman agar tidak masuk ke sela-sela gigi.

Melihat fungsinya yang sangat banyak, maka sebaiknya Anda tidak lagi mengabaikan kesehatannya. Termasuk ketika menemukan benjolan di gusi. Ini bisa menjadi masalah yang cukup serius dan tidak bisa lagi Anda abaikan.

Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan timbulnya benjolan tersebut, berikut ini adalah diantaranya.

Gingivitis

Kebersihan mulut yang buruk bisa menimbulkan gingivitis atau radang gusi. Meskipun ini merupakan hal biasa yang sering terjadi pada gusi, namun jika dibiarkan maka gusi akan menderita lebih serius lagi bahkan bisa menjadi penyebab hilangnya gigi. Gusi yang terkena radang biasanya akan mengalami iritasi, bengkak hingga warnanya tidak lagi merah muda.

Kista

Benjolan di gusi bisa juga disebabkan adanya kista. Ciri utama dari kista gigi ini seperti gelembung kecil yang berisi cairan, udara atau bahan lunak lainnya. Biasanya akan terbentuk di sekitar akar gigi yang mati.

Kista yang menyerang gigi dan bila ukurannya cukup besar, bisa menyebabkan rahang menjadi lemah. Untuk menghilangkannya, sebaiknya minta dokter untuk melakukannya.

Abses

Abses juga merupakan penyebab lain munculnya benjolan pada gusi. Abses gusi atau periodontal disebabkan karena infeksi bakteri yang akan membuat kumpulan nanah terbentuk di gigi, gusi maupun bagian tulang yang menahan gigi.

Benjolan yang disebabkan karena abses akan menimbulkan rasa sakit pada bagian tubuh lain, seperti telinga, rahang, dan leher. Bahkan jika Anda berada di dalam posisi berbaring, rasa sakit akan semakin menjadi. Tidak ada cara lain untuk mengobati abses selain mengunjungi dokter gigi untuk segera ditangani.

Linchen Planus

Linchen Planus yang merupakan penyakit autoimun, juga bisa menjadi penyebab munculnya benjolan di gusi. Benjolan yang disebabkan penyakit ini, nampak seperti bercak putih yang terkadang muncul dengan luka yang cukup meyakitkan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan antihistamin oral atau obat antinyeri yang disarankan oleh dokter. Meskipun tidak menutup kemungkinan, penyakit inipun bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati.

Fibroma

Gusi yang mengalami luka atau iritasi bisa memudahkan tumbuhnya benjolan non kanker atau Fibroma. Benjolan ini seperti terlihat seperti gumpalan keras, halus dan berbentuk kubah namun tidak menimbulkan sakit. Pada beberapa kasus, penyakit ini membuat gusi terlihat berwarna gelap atau bahkan lebih terang bila dibandingkan dengan gusi sehat pada umumnya.

Tidak diperlukan penanganan khusus untuk benjolan ini, namun jika ukurannya cukup besar dan menganggu, maka bedah adalah jalan terbaiknya.

Kanker Mulut

Bila Anda mendapati bercak merah atau putih pada gusi, sakit yang tak kunjung sembuh, sakit lidah dan rahang, kesulitan mengunyah dan menelan, sakit tenggorokan, hingga kondisi mulut yang mudah berdarah, sebaiknya segera waspadai.

Bisa jadi benjolan di gusi Anda merupakan kanker mulut yang harus segera diobati. Pada kanker mulut, perawatan yang harus dilakukan diantaranya adalah kemoterapi, operasi atau terapi radiasi.

Kemudian kapan sebaiknya Anda menghubungi dokter? Ini bisa Anda lakukan bila mengalami demam, napas terasa berbau busuk, sakit yang tidak kunjung sembuh bahkan semakin parah. Benjolan tidak hilang dalam beberapa minggu, bahkan mulai berdarah.

Melihat berbagai gejala dan kemungkinan di atas, maka sebaiknya Anda merawat kesehatan gigi dan mulut. Berikut ini adalah tips agar Anda terhindar dari penyakit gusi.

  • Gosok gigi, pagi dan malam dengan menggunakan pasta gigi berfluoride. Anda juga bisa menggunakan dental floss untuk membersihkan sela gigi.
  • Gunakan obat kumur untuk membantu mengurangi plak dan mencegah timbulnya radang gusi.
  • Konsumsi makanan yang kaya akan Vitamin C dan tinggi kalsium.
  • Minum air putih yang cukup, terutama setelah makan untuk mencegah tumbuhnya bakteri yang bisa membentuk plak
  • Kunjungi dokter gigi dua kali dalam satu tahun atau 6 bulan sekali.

Itu dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui berkaitan dengan benjolan di gusi, berikut penyebab dan cara mengatasinya. Membiasakan diri sedari kecil untuk merawat gigi merupakan hal yang sangat penting agar Anda terhindar dari semua masalah kesehatan gigi maupun mulut.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *