Alami Pelecehan Rasial, Hodgson Dukung Wilfried Zaha

Berita Liga Inggris: Manajer Crystal Palace, Roy Hodgson, mengutuk pelecehan rasial dan ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada Wilfried Zaha setelah terjadi insiden dalam pertandingan melawan Arsenal akhir pekan lalu.

Zaha mengungkapkan dia menerima pelecehan rasial dan ancaman pembunuhan setelah mendapatkan penalti karena dilanggar Granit Xhaka, yang dinilai sebagai diving, saat Crystal Palace bermain imbang 2-2 melawan Arsenal pada akhir pekan.

Meskipun Zaha absen dalam kekalahan 1-0 Palace atas Middlesbrough pada putaran keempat Carabao Cup, Kamis (1/11) dini hari WIB, manajer Hodgson menjanjikan dukungan penuh dari klub untuk penyerang internasional Pantai Gading itu.

“Sudah cukup jelas bahwa pada tahap hidup saya, saya tidak memiliki simpati bagi orang-orang yang menggunakan platform ini untuk melecehkan orang lain. Saya tidak bisa mengatakan apa pun selain itu,” katanya.

“Klub akan melakukan semua yang mereka bisa untuk mendukungnya dan membantunya melewati situasi ini.”

Komentar Hodgson datang setelah The Eagles mengubur impiannya untuk melenggang ke perempatfinal Carabao Cup, setelah gol tunggal Lewis Wing – yang berbau handball dalam proses terjadinya gol – pada perpanjangan waktu babak pertama mengunci kemenangan Middlesbrough.

“Faktanya adalah pertandingan berjalan ketat, dan kami selalu tahu untuk itu,” kata Hodgson. “Kami tidak berpikir pertandingan itu akan tercipta banyak gol, dan sayangnya kami kebobolan satu di babak pertama, meskipun sebagian besar orang yang dekat dengan insiden akan setuju bahwa itu agak disayangkan.

“Wasit tidak bisa memberikan keputusan yang seharusnya diberikannya.”

Artikel Tag: Roy Hodgson, Wilfried Zaha, Crystal Palace, Arsenal, Premier League


Kategori : Berita Olahraga

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *