Air Limbah Banjir Belum Tentu Semuanya Dari PT KIM


MEDAN Wikimedan | Dua hari banjir yang melanda warga Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan menyisakan trauma yang sangat mendalam. Namun saja PT KIM tetap berkilah kalau semuanya banjir bukanlah air limbah dari PT KIM, Minggu (14/10/2018).

Menurut pihak PT KIM melalui Endang, PT KIM telah berupaya menetralisir banjir besar dengan berbagai upaya seperti membuat drainase serta memperbaiki parit-parit yang dianggap sebagai biang penyebab banjir. Bahkan bulan Agustus 2018 Forum Masyarakat Anti Limbah dan Banjir Kelurahan Tangkahan bersama PT KIM telah bersama-sama membersihkan parit di Jalan Rawe 4.

“Disini pihak PT KIM telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi banjir di Kelurahan Tangkahan. Dan Kita juga sama-sama telah membersihkan parit di Jalan Rawe 4 bersama warga bulan Agustus kemarin,” ucap Endang.

Saat itu Endang juga mengatakan kalau penyebab banjir di Kelurahan Tangkahan adalah akibat dari kiriman air aliran limbah warga bersama air hujan yang datang dari Sungai Rengas kawasan Mabar Hilir.

“Kita rasa limpahan air hujan serta limbah warga yang datang dari Sungai Rengas kawasan Mabar Hilir menjadi penyebab banjirnya di Kelurahan Tangkahan selain dari PT KIM sendiri,” kata Endang kepada wartawan.

Namun saja anehnya kalau dilihat langsung ke lokasi, aliran Sungai Rengas hanya melintasi kawasan Mabar Hilir dan memasuki KIM 5 dan ke Sinar Gunung Desa Pematang Johar lalu mengarah ke Sungai Kera (parit busuk,red). Jadi Sungai Rengas tak ada melintasi kawasan Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan.

Pantauan reporter ketikberita, lokasi yang selalu menjadi langganan banjir adalah Jalan Rawe 4 Lingkungan 2 Komplek Taman Deli, Jalan Rawe 2 Pasar 5 Lingkungan 3, Jalan Rawe 5 dan Jalan Rawe 6, Komplek Yuka Lingkungan 7 serta 8 serta Perumahan Griya 2 Martubung Kecamatan Medan Labuhan.(to)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *