Ada Apa Dengan FaceApp?

Kaget melihat foto teman-teman kalian menjadi tua dalam sekejap? Keriput di sekitar mata dan bibir, serta rambut putih, atau bahkan kumis dan jenggot yang memutih di kaum laki-laki? Pastinya banyak dari kalian yang melihat fenomena “Age Challenge” dengan tagar Face App. Atau bahkan kalian adalah salah satu dari sekian juta orang yang mengikuti challenge ini?

Banyak orang dari kalangan artis, musisi, pejabat, atlet bahkan politisi yang mengikuti challenge ini. Mulai dari pasangan Nana Mirdad dan Andrew White, Agnes Monica, Jonas Brothers, dan Atta Halilintar mengikuti challenge ini! Penasaran kenapa fenomena ini bisa terjadi? Mari kita simak beberapa fakta berikut ini!

Apa itu FaceApp

Faceapp adalah aplikasi dari Rusia yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence seperti halnya snapchat, dimana para penggunanya bisa memodifikasi foto mereka sendiri dalam berbagai filter seperti “gender swap” dimana para pengguna bisa melihat bagaimana diri mereka dalam gambaran jenis kelamin yang berbeda, dan “old” yang sekarang sedang booming, dimana para pengguna bisa melihat gambaran diri mereka saat menjadi lansia.

Mengapa FaceApp Booming

Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan gratis! Pengguna hanya perlu mengupload fotonya dan mengubah wajah mereka hanya dalam 1 sentuhan! Bahkan, pengguna bisa mengubah foto mereka dari yang tidak tersenyum, menjadi tersenyum. Atau melihat bagaimana diri mereka saat bayi / muda. Pengguna juga bisa mengganti gaya rambut mereka, bahkan warna kulit!

Bahaya Menggunakan FaceApp (atau Aplikasi Sejenisnya)

Jika kita cermati, kebijakan pengguna FaceApp telah ada dari 2017, dimana aplikasi tersebut mengoleksi foto yang diunggah (upload) penggunanya dan tidak menjamin data tersebut tidak akan disalahgunakan oleh pihak-pihak lain.

Faceapp memiliki akses ke galeri foto kalian, dan foto-foto itu akan disimpan di cloud milik Google dan Amazon. Namun, hanya foto-foto yang kalian pilih yang akan disimpan. Faceapp mengatakan foto tersebut akan terhapus otomatis dalam waktu 48 jam. Dalam persetujuan pengguna (user terms and agreements), yang mungkin tak banyak orang baca, mengatakan: user agrees to grant FaceApp a perpetual, irrevocable, nonexclusive, royalty-free, worldwide, fully-paid, transferable sub-licensable license to use the image.

Yang artinya: mereka berhak menggunakan foto yang kalian unggah!

Selain itu, mengikuti challenge ini juga dapat membuat orang ‘insecure’ terhadap gambaran diri mereka di masa depan. Banyak pihak juga berlomba-lomba mem-post foto mereka untuk menunjukkan siapa yang terlihat paling baik semasa tua atau sekedar untuk mendapat perhatian dari publik.

Jadi, bagi kamu yang sudah mencoba aplikasi Faceapp dan mengikuti #agechallenge, apa alasan kamu mengikutinya? Apakah kamu sekadar mengikuti tren atau kamu penasaran seperti apa wajahmu saat tua nanti? Share alasan kalian ya di kolom komentar! 😊

Penulis: Aileen Velishya

Editor: Elga Theresia

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *