5 Penyebab Langit-Langit Mulut Bengkak, dari Sepele Sampai yang Parah

Jika Anda mengamati lebih seksama, langit-langit mulut tersusun atas lempengan tulang di bagian depannya dan lempengan lunak di bagian belakang. Semua area ini berfungsi sebagai penghalang antara rongga mulut dan hidung. Sama halnya seperti gusi dan lidah bengkak, mulut bagian atas ini juga bisa bengkak sehingga menyulitkan Anda saat bicara dan mengunyah makanan. Agar lebih memahami, berikut penyebab di balik langit-langit mulut bengkak.

Penyebab langit-langit mulut bengkak

1. Sariawan

Mungkin Anda lebih sering mengalami sariawan di lidah, bibir, atau gusi. Akan tetapi, bukan tidak mungkin kalau sariawan akan muncul di area mulut yang tidak biasa – misalnya di bagian atas mulut.

Gejala yang dialami pun sama seperti sariawan pada umumnya, yakni berupa luka terbuka yang disertai dengan rasa sakit, lecet, dan pembengkakan di langit mulut. Meski akan membuat Anda risih saat makan, tapi sariawan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari.

2. Trauma atau cedera

Mulut beserta semua area di dalamnya, termasuk salah satu bagian tubuh yang sensitif sehingga mudah terluka. Hobi mengonsumsi makanan dan minuman yang masih panas; goresan pinggiran makanan yang tajam; serta makan makanan yang keras merupakan beberapa penyebab umum mulut bagian atas terluka hingga nantinya membentuk suatu benjolan yang terasa sakit.

Dalam beberapa kasus lain, langit-langit mulut bengkak bisa dengan mudah terjadi akibat tusukan benda tajam dari alat makan atau iritasi karena penggunaan gigi palsu. Kondisi cedera ini akan mengakibatkan terbentuknya jaringan parut di langit mulut, yang membuatnya lebih sensitif dan mudah gampang nyeri.

3. Dehidrasi

Meski sering dianggap sepele, nyatanya kekurangan cairan dalam tubuh tidak hanya akan mengakibatkan mulut kering saja. Lambat laun jika kondisi ini tidak segera diatasi, maka bisa berujung pada pembengkakan di bagian langit mulut sebagai salah satu gejalanya.

Berbagai penyebab dehidrasi diantaranya:

  • Kurang minum cairan
  • Efek dari konsumsi obat-obatan tertentu
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Produksi keringat yang berlebihan

Terkadang, dehidrasi dapat membuat seseorang berisiko mengalami ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Kondisi tersebut akan membuat tubuh sangat lemas yang bisa disertai dengan kejang pada otot.

4. Papilloma skuamosa

Papilloma skuamosa adalah lesi non-kanker yang bisa terbentuk di bagian atas mulut sehingga tampak seperti pembengkakan. Human papillomavirus atau virus HPV adalah penyebab munculnya papilloma skuamosa. Benjolan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Hanya saja, penting untuk mendeteksi sedini mungkin agar bisa dilakukan penanganan lanjutan bila kondisi dirasa berbahaya.

5. Mucoceles

Mucoceles adalah sejenis kista pada bagian mukosa mulut, yang terbentuk akibat iritasi atau peradangan kelenjar ludah. Sebagian besar kasus mucoceles muncul karena adanya luka atau cedera ringan, hingga akhirnya mengakibatkan langit-langit mulut bengkak.

Itu sebabnya jika diperhatikan, mucoceles terlihat seperti kelenjar yang dipenuhi dengan lendir atau cairan di dalamnya. Meski begitu, kondisi ini tidak akan menyebabkan rasa sakit mengganggu dan bisa sembuh kembali dalam beberapa minggu.

6. Infeksi jamur

Infeksi jamur di mulut atau kandidiasis oral biasanya ditandai dengan tumbuhnya benjolan berwarna merah atau putih di dalam mulut, tak terkecuali bagian langit-langit mulut. Sayangnya, gejala infeksi jamur di mulut ini sering disalahartikan sebagai tanda dari penyakit lain.

Jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter bila muncul gejala berupa sakit pada beberapa area mulut, benjolan berdarah saat tergores makanan atau sikat gigi, dan sulit untuk mengunyah atau menelan makanan.

Baca Juga:


Kategori : Berita Kesehatan

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *