5 Kemunculan Hewan Ini jadi Sorotan, Salah Satunya Ular Melingkari Pilar Bangsal Keraton Yogyakarta

Daftar Indodax

Wikimedan – Munculnya seekor ular yang melingkari pilar bangsal di Keraton Yogyakarta menjadi perbincangan netizen dan viral di media sosial. Dalam sebuah unggahan yang diposting oleh akun Twitter @fthhrrs, tampak seekor ular berwarna kecokelatan dengan motif garis-garis kecil melingkar pada pilar.

Pihak Keraton Yogyakarta sendiri menyebut bahwa motif ular tersebut tak biasa. Sebelumnya, beberapa hewan juga pernah membuat masyarakat gempar karena kemunculannya secara tiba-tiba. Beberapa di antaranya dinilai meresahkan karena berbahaya. Selengkapnya, simak ulasan Wikimedan berikut ini.

Ular melingkar pilar bangsal di Keraton Yogyakarta yang jadi perbincangan netizen

Menurut Penghageng Tepas Dwarapura Keraton Yogyakarta, KRT Jatiningrat, motif ular yang melingkar pada tiang bangsal Keraton Yogyakarta itu tidak biasa. “Ya memang misterius, malam-malam kok ada ular. Wujudnya (ular) itu kok seperti beras wutah (beras tumpah), tlenik-tlenik (motif titik-titik) tidak seperti biasanya, ucapnya yang dikutip dari Detik (20/10/2020).

Masyarakat sempat resah akibat ‘teror’ ular kobra yang bermunculan tiba-tiba

Ular kobra yang ditangkap di warung mi ayam di Klaten [sumber gambar]Laporan munculnya ular kobra di berbagai wilayah Indonesia menjadi sebuah fenomena yang meresahkan masyarakat. Selain berbahaya karena mempunyai bisa beracun, jumlahnya saat ditemukan juga tergolong sangat banyak. Namun menurut peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), fenomena tersebut wajar adanya lantaran hewan tersebut tengah memasuki masa pecah telur atau penetasan ular.

Serangan tawon vespa yang telah merenggut nyawa belasan orang

Tawon vespa affinis [sumber gambar]Kemunculan tawon vespa affinis dinilai meresahkan karena telah menimbulkan belasan korban jiwa akibat terkena sengatannya yang mematikan. Data yang dikutip dari Jawapos (21/01/2020) menunjukkan, tahun 2018 ada 7 korban meninggal dunia akibat sengatan tawon vespa avinis. Sementara pada 2019 dan 2020, masing-masing tercatat 2 dan 1 korban tewas.

Kemunculan harimau yang membuat pendakian di Gunung Sibayak ditutup sementara

Munculnya harimau Sumatera beberapa waktu lalu membuat jalur pendakian Gunung Sibayak ditutup sementara, yakni mulai tanggal 16 Oktober 2020 hingga sampai batas waktu yang belum ditentukan. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Bukit Barisan Ramlan Barus yang dikutip dari Kompas (19/10/2020) mengatakan, hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi konflik antara manusia dan harimau.

Hewan tomcat yang sempat bikin masyarakat panik

Serangga tomcat yang membuat kulit gatal-gatal [sumber gambar]Serangga bernama latin Paederus Riparius atau tomcat ini sempat membuat geger masyarakat pada tahun 2012silam. Pasalnya, kemunculan hewan berwarna oranye hitam ini menjadi penyebab penyakit kulit lantaran mengeluarkan racun bernama paederin. Zat inilah yang kemudian membuat kulit manusia menjadi gatal-gatal dan bahkan sampai menyebabkan iritasi hingga demam.

Fenomena kemunculan hewan-hewan di atas tentu memiliki beragam faktor. Seperti ular yang melingkari pilar bangsal Keraton Yogyakarta misalnya. Hal tersebut justru dianggap merupakan kejadian biasa dan tidak perlu dikaitkan dengan hal apa pun. Menurut Penghageng Tepas Dwarapura Keraton Yogyakarta, KRT Jatiningrat, ular tersebut juga tidak mengganggu dan hilang dengan sendirinya jika dibiarkan.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *