5 Cara Aman Bertanya Pada Pasangan Soal Cerita Mantannya di Masa Lalu

Mendengar nama mantan terlontar dari mulut pasangan atau orang-orang di sekitarnya mungkin membuat Anda lama-lama gerah dan cemburu. Di sisi lain, tak dapat dipungkiri Anda juga penasaran tentang lika-liku asmara mereka berdua dulu. Hmm.. Namun demikian, asal tembak pasangan untuk minta cerita soal mantan tanpa basa-basi bisa bikin suasana jadi keruh. Lantas, harus bagaimana agar kedua pihak bisa sama-sama enak? Agar Anda mendapatkan pencerahan, dan dirinya juga bisa lega membuka masa lalunya pada orang tersayang.

Haruskah tahu masa lalu pasangan?

Mengetahui “sejarah” kisah asmara pasangan di masa lalunya bukan hanya sekadar untuk memuaskan rasa ingin tahu Anda saja, lho! Dengan mengetahui cerita soal mantan si dia, Anda secara tidak langsung akan mengenal siapa pasangan Anda lebih dalam lagi.

Misalnya, mengetahui masalah apa yang dulu kerap membuat mereka cekcok dan bagaimana cara pasangan Anda dulu berusaha menyelesaikannya. Anda juga bisa mengetahui alasan apa yang membuat mereka mengakhiri hubungan tersebut. Semua hal ini dapat Anda berdua jadikan sebagai bahan instrospeksi agar tidak lagi terulang pada hubungan yang sekarang. Ini akan membantu Anda berdua menemukan jalan keluarnya jika nantinya ada masalah yang sama terjadi pada hubungan Anda.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahui sampai sejauh hubungan yang dilalui pasangan dengan mantan kekasihnya. Apakah mereka pernah berhubungan seks tanpa kondom sebelumnya atau apakah mereka pernah tertular penyakit tertentu dari hubungan itu.

Mengetahui hal-hal intim dan bersifat pribadi seperti ini tentu bukan bertujuan untuk menghakimi atau justru menjauhkan diri dari pasangan. Mengetahui riwayat aktivitas seksual pasangan bersama mantannya, jika memang ada, akan membantu Anda mempersiapkan diri akan risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana cara mencegahnya kemudian.

Namun kembali lagi, keputusan untuk bertanya pada pasangan untuk bercerita soal mantan ada di tangan Anda. Jika Anda merasa ini benar-benar perlu, maka tidak ada salahnya. Keterbukaan komunikasi antara Anda dan pasangan dapat mempererat hubungan dan meningkatkan kepercayaan satu sama lain.

masalah kejiwaan

Tips “memancing” pasangan cerita soal mantan

Menanyakan pasangan tentang mantan di masa lalunya tidak semudah seperti ” Eh, mantan kamu dulu orangnya kayak gimana, sih?” di tengah-tengah obrolan.

Sama seperti membahas topik-topik sensitif yang lain, meminta pasangan cerita soal mantan perlu persiapan ekstra dan pemilihan waktu yang tepat. Supaya tidak salah jalan, beberapa langkah berikut mungkin bisa membantu Anda:

1. Pilih waktu yang tepat

Jika hubungan Anda masih seumur jagung, rasanya kurang tepat untuk langsung membongkar masa lalu pasangan. Jadi, jalani saja hubungan Anda lebih dulu sampai Anda berdua sudah merasa nyaman dengan satu sama lain seebelum membicarakannya.

Allison Conner, seorang psikolog sekaligus pendiri Cognitive Therapy Associates di New York, juga berpendapat demikian, seperti dilansir dari Psychology Today. Menurutnya, pasangan “Tidak boleh mendiskusikan topik ini lebih mendalam di fase awal asmaranya”, ungkapn Conner.

2. Lebih peka terhadap perasaannya

Masa lalu itu mungkin adalah pengalaman yang menyakitkan bagi pasangan. Maka dari itu, Anda harus tunjukkan pada pasangan bahwa Anda memiliki empati, belas kasih, dan bisa menjadi pendengar yang baik. Menunjukkan kepedulian pada pasangan atas masa lalunya juga dapat membantu meringankan rasa sakit hati yang selama ini mungkin masih ia pendam.

4. Berpikir positif

Tentu pahit rasanya sementara mndengar langsung tentang kenangan-kenangan yang dimilikinya bersama si mantan. Namun, Anda tetap harus berpikir positif. Yang lalu biarlah berlalu. Jika pasangan sudah menunjukkan komitmennya terhadap Anda dan hubungan yang sekarang, janganlah mulai meragukan dirinya.

Anggaplah momen ini sebagai pertanda bahwa si dia benar-benar sudah memercayakan Anda atas segala kelebihan dan kekurangannya dan menunjukkan bahwa ia serius berhubungan dengan Anda. Jadi, fokuslah pada pasangan Anda dan perasaannya.

2. Anda harus siap juga menceritakan masa lalu Anda

Jika pasangan siap cerita soal mantan, Anda juga harus demikian. Jangan berharap dia akan menceritakan masa lalunya jika Anda sendiri menolak untuk jujur.

Ingat, hubungan akan sukses jika komunikasi yang Anda jalin berjalan dua arah. Membagikan masa lalu Anda juga bisa meringankan rasa sakit yang pernah Anda rasakan.

5. Jangan mengungkit masa lalunya di kemudian hari

Setelah mendengar kisahnya, jadikan masa lalunya sebagai pengingat agar dia atau Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama. Namunm jangan pernah mengungkit masa lalunya jika Anda dan pasangan sedang bertengkar. Hal ini bisa membuat suasana jadi lebih panas dan masalah jadi sulit untuk diatasi.

Baca Juga:


Kategori : Berita Kesehatan

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *