430 Karyawan Gojek di PHK Akibat Dampak Pandemi Covid-19

Wikimedan – Tidak dapat dimungkiri, wabah pendemi covid-19 membuat semua sektor menjadi terdampak, terutama di sektor perekonomian. Terbaru, pandemi covid-19 ini juga turut di rasakan oleh Gojek, dimana ada sekitar 430 karyawan Gojek terpaksa harus di PHK.

Melalui keterangan resminya, pihak Gojek mengonfirmasi kabar tersebut dengan menyatakan bahwa sekitar 9% dari total karyawan perusahaan ride sharing tersebut akan terkena pemutusa hubungan kerja

“Sebanyak 430 karyawan (9 persen dari total karyawan), yang sebagian besar berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival, akan meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan secara keseluruhan. Ini merupakan satu-satunya keputusan pengurangan karyawan yang Gojek lakukan di tengah situasi COVID-19,” demikian kutipan keterangan resmi dari pihak Gojek.

Keputusan untuk melakukan efisiensi karyawan ini dilakukan akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang belum juga mereda, dimana hal ini memengaruhi bisnis Gojek di Indonesia.

“Ketika kami memulai sebagai Co-CEO, saya mengatakan kepada setiap orang bahwa saya akan senantiasa melakukan segala sesuatu dengan kepala dingin dan pikiran matang, apapun situasi yang dihadapi Gojek”,

“Saya berharap janji tersebut bisa meyakinkan kalian bahwa keputusan ini sama sekali tidak mudah dan diambil setelah melalui proses kontemplasi yang panjang dan pemikiran yang matang. Ini merupakan keputusan tersulit yang pernah saya ambil selama sejarah saya di Gojek”,

“Saya berharap kita dapat membangun perusahaan yang bisa membawa kita semua ke babak selanjutnya. Namun, dengan adanya ketidakpastian di depan kita, kita harus fokus pada misi yang kita tetapkan dan memastikan bahwa misi tersebut dapat terus tumbuh dan ada,” jelas Co-CEO Gojek – Andre Soelistyo seperti dikutip dari laman Tek.id.

Tak hanya itu, berdasarkan hasil evaluasi internal perusahan, untuk layanan GoLife mencakup layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi, juga aakan dihentikan.

Keputusan ini juga diambil berdasarkan perubahan perilaku masyarakat yang menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk berjaga jarak.

Pihak Gojek juga tetap memberikan hak karyawan yang terdampak PHK berupa pembayaran cuti tahunan yang tidak digunakan serta cuti melahirkan untuk karyawaan wanita yang terkena PHK.

Selain itu, perpanjangan asuransi kesehatan hingga akhir tahun, perpanjangan program bantuan karyawan mencakup program layanan kesehatan mental, finansial, dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan juga tetap di bayarkan oleh pihak Perusahaan.

Pihak Gojek juga akan membantu 430 karyawan Gojek yang di PHK ini untuk mencari pekerjaan baru.

(azzahra)

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply