4 Tempat Terlarang untuk Menyimpan Ponsel Demi Kesehatan

Hampir semua orang tidak bisa lepas dari ponsel pintar alias handphone (HP). Mulai dari bangun tidur, makan, pergi jalan-jalan, hingga kembali tidur. Sebetulnya, sejumlah pakar kesehatan berasumsi bahwa belum ada bukti yang cukup untuk menunjukkan handphone itu berbahaya. Namun ternyata, ada berbagai masalah kesehatan yang dapat muncul saat Anda sembarangan menyimpan ponsel.

Hindari tempat-tempat ini saat menyimpan ponsel

Seorang direktur Environmental Studies and Toxicology di U.S. National Academy of Science, Devra Lee Davis, Ph.D, MPH, percaya bahwa radiasi ponsel dapat memicu masalah kesehatan yang serius. Hal ini ternyata dapat dipicu dari kebiasaan menyimpan ponsel sembarangan.

Perlu dicatat bahwa radiasi ponsel mirip seperti radiasi mikro yang dapat merusak DNA pada sel tubuh. Jika diletakkan sembarangan, pancaran radiasinya dapat meningkatkan risiko kanker hingga berkali-kali lipat.

Itulah mengapa, Devra Lee Davis menganjurkan Anda untuk rutin menjauhkan HP dari jangkauan Anda setiap hari. Anda tidak perlu repot-repot memaksa diri untuk tidak menyentuh HP selama berhari-hari. Cara termudah yang bisa Anda lakukan adalah menyimpan ponsel di tempat yang benar.

Berikut ini adalah tempat-tempat yang harus dihindari saat ingin menyimpan ponsel, yaitu:

1. Saku celana

radiasi ponsel di saku celana

Kebanyakan orang atau mungkin juga Anda paling sering menyimpan ponsel di saku celana. Namun mulai sekarang, yuk segera ubah kebiasaan ini demi menjaga kesehatan Anda.

Faktanya, saku celana merupakan tempat terburuk untuk menyimpan HP. Menurut Lilly Friedman, MD, seorang ahli chiropractor sekaligus terapis asal Fort Lauderdale, ponsel yang dalam kondisi aktif dan tersimpan di saku celana dapat meningkatkan radiasinya hingga berkali-kali lipat. Bahkan, jika ponsel Anda terhubung dengan jaringan nirkabel alias Wi-Fi, maka radiasinya bisa meningkat 2 sampai 7 kali lebih besar.

Jika terus dibiarkan, cara ini dapat memicu pertumbuhan tumor dan menurunkan kesuburan para pria. International Agency for Research on Cancer dari WHO bahkan mengatakan bahwa hanya dengan duduk sambil mengantongi HP saja bisa memicu masalah panggul dan punggung.

2. Bawah bantal

ganti seprai

Tidak sedikit orang yang terbiasa menaruh ponsel di bawah bantal karena alasan tertentu. Entah itu mencegah supaya HP tidak jatuh, memastikan supaya bisa mendengar suara alarm di pagi hari, dan sebagainya.

Tempat ini justru seharusnya dihindari demi menjaga kesehatan Anda. Tanpa disadari, menaruh ponsel di bawah bantal dapat meningkatkan panas dan berisiko memicu kebakaran. Terlebih jika ponsel sedang dalam kondisi diisi ulang (charge), aliran listriknya bisa membuat ponsel Anda semakin panas.

Lampu LED pada layar ponsel juga dapat mengganggu produksi melatonin dan ritme sirkadian, dua hal penting yang menentukan kualitas tidur Anda. National Sleep Foundation telah memperingatkan bahwa kebiasaan buruk ini bisa menjadi dalang mengapa Anda sulit tidur nyenyak setiap malam. Lagi-lagi, paparan radiasinya juga dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker otak.

3. Kamar mandi

Atas alasan apa pun, jangan pernah sekali-kali membawa ponsel ke dalam kamar mandi. Meski dapat membantu mengusir kebosanan saat buang air besar, hal ini dapat menambah banyak bakteri ke permukaan ponsel.

Ingatlah bahwa kamar mandi merupakan tempat kotor yang menyimpan segudang bakteri. Sekalipun Anda sudah meletakkan ponsel jauh dari kloset kamar mandi, bakteri yang hinggap di permukaan kloset dapat terlempar sejauh satu kilometer saat Anda membilasnya (flush). Maka tidak menutup kemungkinan bahwa ponsel Anda menjadi tempat baru bagi bakteri untuk tumbuh.

Bahkan, bakteri tersebut dapat melayang-layang di udara dalam waktu yang lama dan menempel di seluruh permukaan kamar mandi. Jadi, terbayang, kan, seberapa banyak jumlah bakteri yang akan hinggap dalam ponsel Anda jika Anda nekat membawanya ke kamar mandi?

4. Dekat dengan wajah

Meletakkan ponsel terlalu dekat dengan wajah dapat memindahkan bakteri dari wajah ke ponsel, begitupun sebaliknya. Hal ini dapat meningkatkan jumlah bakteri di wajah dan ponsel, kemudian membuat permukaan keduanya jadi semakin kotor.

Kombinasi bakteri dan kotoran dari ponsel ini dapat memicu jerawat, iritasi kulit, atau bahkan kerutan di wajah. Sebagai solusinya, coba berikan sedikit jarak antara wajah dan ponsel Anda saat menelepon. Jika memungkinkan, gunakan loudspeaker saat mengangkat telepon supaya lebih aman dari radiasi dan mencegah timbulnya masalah kulit di wajah.

Baca Juga:


Kategori : Berita Kesehatan

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *