12 Jenis Anggrek Tanah dan Keterangannya

Daftar Indodax

12 Jenis Anggrek Tanah dan Keterangannya – Ada belasan jenis anggrek tanah yang dapat kita tanam. Di Sini anda akan menemukan referensi anggrek tanah yang cantik maupun unik.

Bunga ini sangat cocok ditanam di Indonesia, baik melalui pot maupun rerumpunan. Tidak ayal jika bunga anggrek tanah banyak dibudidayakan untuk dijual dalam bentuk bunga potong.

Setiap jenis anggrek tanah punya ciri sendiri. ada yang daunnya sejajar da yang menyamping. Ada yang bunganya hanya satu ada yang banyak. Ada yang tingginya hanya 8 cm ada juga yang bisa mencapai 100 cm.

Yuk langsung kita cek

Macam Macam Anggrek Tanah

Sebagian nama anggrek ini menggunakan nama hewan karena memang sangat mirip. Saya paling takjub dengan anggrek merpati.

1. Anggrek Tanah Kalajengking

Anggrek kalajengking alias anggrek ketonggeng ini bisa jadi anggrek epifit dan bisa ditanam di tanah. Umumnya saat muda anggrek yang bernama latin Arachnis flos-aeris ini bersifat epifit (menempel di pohon) lalu makin tua akarnya ke tanah dan menjadi kokoh.

Menurut Wikipedia, Anggrek ini ditemukan di Minahasa tahun 1911. Warna bunganya kuning berlurik dan berbunga jarang.

2. Anggrek Tanah Golden Boy

Anggrek Golden Boy, disebut juga boat orchid atau anggrek tanah Cymbidium.

Warnanya cerah, Biasanya didominasi warna kuning. Anggrek ini suka kondisi yang sejuk yang lembap.

Bunga cantik ini susah mekar di saat musim panas yang terik, sehingga anda harus sering menyiramnya. Batang cymbidium ini umumnya kurus, tetapi ada juga yang menjadi pseudolb (menggembung).

3. Anggrek Tanah Vanda Douglas

Bunga cantik satu ini merupakan anggrek tanah yang digadang gadang menjadi ikon salah satu kota yang sedang berkembang pesat, Tangerang Selatan.

Anggrek Vanda douglas merupakan anggrek tanah yang biasanya berwarna ungu dan di tengahnya ada warna putih. Anggrek ini seperti anggrek tanah pada umumnya, bisa hidup berumpun maupun di tanam di pot tanah dengan sinar matahari yang cukup.

4. Anggrek Tanah Daun Pandan

Anggrek tanah daun pandan merupakan salah satu varian anggrek vanda. Seperti namanya, ciri utama bunga cantik ini mempunyai daun seperti daun pandan.

Anggrek satu ini memiliki berbagai jenis warna. Biasanya ada yang putih dan ungu, tetapi memiliki ciri yang sama yakni berdaun pandan.

Bunga cantik satu ini punya nama latin Spathoglottis plicata, bisa ditanam di tanah, sabut kelapa atau media lain.

5. Anggrek Tanah Kuning.

Meskipun jarang. Anggrek warna kuning memang benar benar ada.

Tidak hanya di Indonesia, anggrek ini juga banyak dicari diseluruh dunia.

Anggrek ini masih satu jenis dengan anggrek daun pandan (Spathoglottis plicata). Daunnya tegak lurus dan sejajar dengan tangkai bunga. Satu tangkai bisa menghasilkan banyak bunga.

6. Anggrek Tanah Ungu

Anggrek tanah satu ini masih keluarga vanda douglas.  Warna ungu sangat bagus di kombinasikan dengan daunnya yang terlihat kaku seperti pandan.

Orchid satu ini bisa di tanam dalam pot maupun  rerumpunan. Jika ingin dijual dalam bentuk anggrek potong, sebaiknya ditanam dengan tanah agar tangkainya terlihat sehat.

Khusus anggrek warna ungu, lebih mudah di tanam di dataran tinggi.

7. Anggrek Tanah Putih

Masih dari jenis anggrek daun pandan, anggrek ini punya daun seperti pandan. Nah untuk jenis yang satu ini banyak ditemukan di Indonesia.

Kelebihan anggrek tanah warna putih adalah gampang ditanam di berbagai lokasi.

Kelemahannya ada dua, saat mekar bunga ini gampang rusak jika diterpa hujan. Selain itu, warnanya bisa jadi kecoklatan dan mengurangi kecantikan tanaman orchid ini.

Seperti gambar di atas, anggrek tanah warna putih umumnya punya tangkai bunga yang lebih pendek daripada jenis lain.

8. Anggrek Tanah Merah

Anggrek tanah merah ini dari keluarga dendrobium. Daunnya kesamping dan tidak panjang. Warna merahnya umumnya sangat pekat dan ditengahnya ada warna putih. Sangat cantik dan elegan

9. Calypso Bulbosa

Anggrek tanah satu ini sangat khas. Punya daun lebar dan tangkai panjang adalah salah satu ciri anggrek ini.  Tingginya bisa mencapai 8-10 cm. Akarnya pun hanya satu, tumbuh kebawah yang panjangnya bisa sampai 7 cm.

Calypso balbosa tidak punya jenis lain. Keluarga anggrek ini hanya satu yaitu calypso balbosa.

10. Anggrek Tanah Calanthe Triplicata

Calanthe Triplicata atau disebut juga anggrek bayi sedang tidur ini sangat mengagumkan saya. Daunnya besar dan panjang, bisa mencapai panjang 50cm dan lebar 20 cm. Bunganya berwarna putih dan banyak. Tinggi anggrek tanah ini mampu mencapai 1 m alias 100cm.

Bunga cantik satu ini habitatnya memang di hutan yang lembab. Jika anda ingin menanamnya di pot, maka harus rajin menyiram saat kemarau.

di Jawa Barat bunga satu ini disebut sebagai anggrek pepocongan, di maluku ada yang menyebut bunga tida lapis, di Ambon dinamakan ahan abal, sedangkan di Sumatera disebut lemba utan.

11. Anggrek Tanah Laba Laba alias Anggrek Tanah Magiwi

Anggrek laba laba disebut juga spider orchid. Ada yang menyebutnya anggrek magiwi. Nama latinnya Brassia Caudata.

Meskipun Jenis anggrek tanah, akan sangat bagus jika kita menaruhnya di tembok karena bunga magiwi ini akan menggelantung

12. Anggrek Tanah Merpati

Anggrek tanah merpati yang dalam bahasa inggris disebut sebagai dove orchid ini punya nama latin Peristeria elata.

Ia disebut anggrek merpati karena saat pertama mekar anda akan menemukan sesuatu kecil seperti anakan merpati di dalam kelopak bunga. duh indahnya.

Aslinya bunga ini banyak ditemukan di Panama, jadi cocoknya dengan kondisi yang agak hangat. Seain itu, Anggrek merpati sangat suka dengan tanah berhumus.

Cara Merawat Anggrek Tanah

Merawat anggrek tanah lebih mudah daripada anggrek epifit (menempel di pohon) seperti anggrek bulan.

Kecuali disebutkan lain, misalnya anggrek merpati yang perawatannya suka kondisi panas, maka hal hal berikut ini sangat bagus untuk anggrek tanah :

  • Menjaga kelembapan
  • Rajin Menyiram
  • Menjaga dari sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *