Berita Nasional

Dua BUMD Pemprov Sumsel Belum Optimal

[ad_1]






Wikimedan Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sorotan. Sebab pendapatan yang diraih kedua BUMD belum optimal. Kedua BUMD adalah Prodexim dan Swarna Dwipa.





Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumsel Aprian Jhoni mengatakan, BUMD di Sumsel dapat dikatakan sehat ketika mampu memenuhi tiga variabel seperti keuntungan dan lain sebagainya. Jika tidak, maka BMUD harus ‘diamputasi’.





Sejauh ini, hampir seluruh BUMD Sumsel dapat dikatakan sehat. Namun ada beberapa yang belum optimal. “Ada dua yang masih belum optimal. Yakni, Prodexim dan Swarna Dwipa,” kata Aprian saat ditemui, Minggu (14/10).





Prodexim belum optimal karena terus mengalami permasalahan dari tahun ke tahun terus mengalami permasalahan. Sehingga Prodexim sulit untuk diperbaiki. Sedangkan untuk Swarna Dwipa, kian terpuruk karena banyaknya hotel dengan fasilitas mumpuni.

Baca Juga  Waduh! Siap-siap Data Kependudukan Diblokir Jika Tak Rekam E-KTP





Meskipun begitu, Swarna Dwipa masih banyak memiliki potensi yang dapat dimaksimalkan kembali. Namun memang perlu pembenahan seperti di manajemen Swarna Dwipa. “Untuk keputusan kedua BUMD ini menunggu dari Gubernur Sumsel. Karena saat ini masih tahap awal evaluasi,” tutur Aprian.





(lim/JPC)

[ad_2]

Share :