<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Bobby Nasution - Berita Hari Ini | Wikimedan.Com</title>
	<atom:link href="https://www.wikimedan.com/info/bobby-nasution/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.wikimedan.com/info/bobby-nasution/</link>
	<description>Berita Hari Ini Dan Kumpulan Informasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Aug 2021 02:09:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.5</generator>

<image>
	<url>https://www.wikimedan.com/wp-content/uploads/2018/06/favicon-16x16.png</url>
	<title>Info Bobby Nasution - Berita Hari Ini | Wikimedan.Com</title>
	<link>https://www.wikimedan.com/info/bobby-nasution/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wali Kota Medan Fasilitasi Keinginan Warga yang Tinggal Di Bawah Jembatan untuk Pulang Ke Kampung Halaman</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 02:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan.com &#124; Wali Kota Medan Fasilitasi Keinginan Warga yang Tinggal Di Bawah Jembatan untuk Pulang Ke Kampung Halaman. Setelah</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/">Wali Kota Medan Fasilitasi Keinginan Warga yang Tinggal Di Bawah Jembatan untuk Pulang Ke Kampung Halaman</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN Wikimedan.com | </strong>Wali Kota Medan Fasilitasi Keinginan Warga yang Tinggal Di Bawah Jembatan untuk Pulang Ke Kampung Halaman. Setelah mendengar informasi ada warga yang tinggal di bawah jembatan Sungai Deli kawasan Jalan Kapten Maulana Lubis, Wali Kota Medan Bobby Nasution langsung meminta Dinas Sosial untuk menangani warga tersebut. Saat ini warga asal Aceh yang mengaku sudah tiga tahun tinggal di bawah jembatan telah ditampung di Rumah Singgah Dinas Sosial. Bobby Nasution juga akan memfasilitasi keinginan warga tersebut untuk pulang ke kampung halamannya.</p>
<p>Hal ini terungkap ketika Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan kunjungan sekaligus meninjau warga asal Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Medan, Komplek Griya Pinang Mas Blok C No.1 Medan Sunggal, Senin (2/8) Malam.</p>
<p>Saat tiba di lokasi sekitar pukul 22:00 Wib, Bobby Nasution dengan masih mengenakan seragam dinas lengkap langsung menyapa warga asal Aceh di kamarnya. Wali Kota didampingi Kadis Sosial Endar Sutan Lubis dan Camat Medan Sunggal Indra Mulia juga berinteraksi dengan warga dan warga tersebut mengaku senang mendapatkan perhatian dari Pemko Medan.</p>
<p>Dikatakan Wali Kota Medan, Pemko Medan telah memfasilitasi warga yang tinggal di bawah jembatan dan bakal memulangkan mereka ke kampung halamannya, di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Saat ini mereka ditampung sementara di Rumah Singgah dan direncanakan besok akan dipulangkan.</p>
<p>“Dinas Sosial Medan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen terkait dengan warga yang tinggal di bawah jembatan. Besok rencananya akan kita kembalikan ke daerah asalnya,” kata Wali Kota Medan.</p>
<p>Bobby Nasution menjelaskan informasi adanya warga yang tinggal di bawah jembatan diperoleh dari Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang saat itu sedang berkeliling di seputaran Kota Medan membagikan sembako untuk warga. Begitu mendengar informasi tersebut Bobby Nasution langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk menangani warga asal Aceh tersebut.</p>
<p>“Kemarin saya dihubungi Wakil Gubernur setelah beliau meninjau langsung ke lapangan. Begitu mendengar informasi saya langsung meminta Dinas Sosial menanganinya. Memang ada warga yang tinggal di Kota Medan tapi tinggal di bawah jembatan. Setelah di cek warga asal Aceh tersebut di bawa ke rumah singgah,” Jelas Bobby Nasution.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis mengatakan, begitu mendapat instruksi Wali Kota Medan pihaknya langsung mengecek ke lokasi dan membawa warga tersebut ke Rumah Singgah. Terkait dengan permintaan warga asal Aceh untuk dipulangkan ke daerah asalnya, Endar mengaku pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen.</p>
<p>“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bireuen terkait dengan pemulangan warga tersebut. pihaknya sudah melacak warganya dan sudah ditemukan lokasinya di Desa Matang, Kecamatan Samalanga, Bireuen. Mereka juga siap membantu untuk pemulangan,” Jelasnya.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/">Wali Kota Medan Fasilitasi Keinginan Warga yang Tinggal Di Bawah Jembatan untuk Pulang Ke Kampung Halaman</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-fasilitasi-keinginan-warga-yang-tinggal-di-bawah-jembatan-untuk-pulang-ke-kampung-halaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Vaksinasi Massal di Kejatisu, Wali Kota Medan Apresiasi dan Berharap Herd Immunity akan Semakin Tercapai</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 09:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Tinjau Vaksinasi Massal di Kejatisu, Wali Kota Medan Apresiasi dan Berharap Herd Immunity akan Semakin Tercapai. Wali</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/">Tinjau Vaksinasi Massal di Kejatisu, Wali Kota Medan Apresiasi dan Berharap Herd Immunity akan Semakin Tercapai</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Tinjau Vaksinasi Massal di Kejatisu, Wali Kota Medan Apresiasi dan Berharap Herd Immunity akan Semakin Tercapai. Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang telah menggelar Vaksinasi Massal di Kota Medan. Vaksinasi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke -61 ini diharapkan dapat menggenjot program vaksinasi massal sehingga semakin tercapai Herd Immunity masyarakat dan dapat memutuskan mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di ibu Kota Provinsi Sumut.</p>
<p>“Atas nama Pemko Medan saya berterima kasih dan mengapresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara karena telah menggelar Vaksinasi massal. Saya berharap kegiatan ini akan semakin tercapainya Herd Immunity masyarakat, Apalagi Kota Medan saat ini masuk dalam kategori PPKM level 4, tentunya untuk dapat menekan penyebaran Virus Covid-19 dibutuhkan kerjasama semua pihak termasuk apa yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ini merupakan wujud dukungan untuk memutuskan mata rantai penularan,” kata Wali Kota Medan ketika melakukan peninjauan Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Kantor Kejati Sumut, jalan AH Nasution, Medan Johor, Selasa (27/7).</p>
<p>Peninjauan Vaksinasi ini dilakukan Wali Kota Medan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, IBN Wiswantanu, SH MH, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakajati Sumut, Agus Salim SH, MH. Dalam peninjauan ini Wali Kota Medan juga menyempatkan berbincang dengan peserta vaksin dan tenaga kesehatan yang sedang melaksanakan Vaksinasi.</p>
<p>Dijelaskan Bobby Nasution, setelah seminggu Kota Medan menerapkan PPKM Darurat, kini kembali diterapkan PPKM level 4 sampai tanggal 2 Agustus 2021. Perbedaannya jelas Bobby Nasution ada di sektor perekonomian, dimana sebelumnya saat PPKM Darurat tempat- tempat makan atau minum hanya boleh melayani take away ( dibawa pulang).</p>
<p>Tetapi saat ini di penerapan PPKM level 4 Pemerintah mengizinkan tempat makan untuk menerima pelanggan makan di tempat, namun hanya diperbolehkan selama 20 menit. Selain itu jam operasional juga diperbolehkan maksimal sampai pukul 21:00 WIB.</p>
<p>“Ini kita prioritaskan untuk sektor UMKM, sedangkan untuk restoran yang besar Belum diizinkan makan ditempat. Hal ini dikarenakan restoran yang besar jumlah meja dan tempat duduknya banyak sehingga jika ada pelanggan yang makan ditempat maka akan melewati kapasitas yang ditentukan.</p>
<p>Artinya jika satu resto memiliki 10 meja, sesuai aturan satu meja hanya boleh diisi 3 orang maka, jika terisi semua meja akan mencapai 30 orang belum lagi pelayan, jadi pastinya akan menimbulkan Kerumunan. Hal yang terpenting dari PPKM level 4 ini adalah menghindari kerumunan,” Kata Wali Kota Medan.</p>
<p>Bobby Nasution juga menambahkan, di masa penerapan PPKM level 4, Kota Medan masih menerapkan penyekatan jalan di beberapa titik. Hal ini dilakukan untuk mencegah mobilitas masyarakat baik warga Medan maupun warga diluar Medan. “Sebagai ibu Kota Provinsi Sumut, semua kegiatan masyarakat banyak yang terpusat di Kota Medan.</p>
<p>Oleh karena itu kegiatan yang tidak terlalu penting harus kita pilah untuk tidak dilaksanakan, artinya masyarakat yang tidak memiliki kepentingan yang mendesak agar tetap berada dirumah selama PPKM level 4, karena beberapa titik dilakukan penyekatan guna mengurangi mobilitas,” Jelas Bobby Nasution.</p>
<p>Sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, IBN Wiswantanu menjelaskan bahwa Vaksinasi massal ini digelar dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke -61. Selain itu kegiatan ini juga merupakan wujud bentuk dukungan yang diberikan Kejaksaan dalam pelaksanaan Vaksinasi yang dilakukan Pemerintah, dengan harapan dapat membentuk kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus Covid-19.</p>
<p>“Vaksinasi ini menargetkan 2.000 orang dari semua kalangan. Ini merupakan tahap kedua dimana di akhir bulan Juni kemarin telah dilakukan vaksinasi tahap pertama. Namun yang terpenting adalah masyarakat harus dapat menerapkan Protokol Kesehatan yakni 5 M, terlebih Kota Medan saat ini merupakan wilayah PPKM level 4. Selain itu empati diantara masyarakat juga harus ditimbulkan khususnya bagi warga yang terpapar Covid-19,” Kata Kajati Sumut.</p>
<p>Sementara itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa saat ini jumlah masyarakat Sumut yang telah divaksin tahap pertama sekitar 14 persen sedangkan untuk tahap kedua hanya sekitar 7 persen. Meskipun demikian Pemprovsu dan Pemerintah Daerah serta dibantu Forkopimda termasuk Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terus melaksanakan program Vaksinasi untuk masyarakat Sumut.</p>
<p>Dengan harapan lanjut Edy, sebanyak 70 persen masyarakat Sumut harus mendapatkan suntikan Vaksin. “Kita akan mengambil bola dan memprioritaskan daerah yang paling banyak terpapar virus Covid-19 atau yang menerapkan PPKM berdasarkan level untuk dilaksanakannya program Vaksinasi,” Jelas Gubsu.</p>
<div class="td-a-rec td-a-rec-id-content_bottom td_uid_4_60ffd0323ede9_rand td_block_template_11">
<p><!-- Composite Start --></p>
<p><!-- Composite End --></p>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/">Tinjau Vaksinasi Massal di Kejatisu, Wali Kota Medan Apresiasi dan Berharap Herd Immunity akan Semakin Tercapai</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/tinjau-vaksinasi-massal-di-kejatisu-wali-kota-medan-apresiasi-dan-berharap-herd-immunity-akan-semakin-tercapai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Nasution Fokus Perbaiki Masalah Utama Salah Satu Ciri Seorang Pemimpim</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 19:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Bobby Nasution Fokus Perbaiki Masalah Utama Salah Satu Ciri Seorang Pemimpim. Meski pun usianya masih relatif masih</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/">Bobby Nasution Fokus Perbaiki Masalah Utama Salah Satu Ciri Seorang Pemimpim</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Bobby Nasution Fokus Perbaiki Masalah Utama Salah Satu Ciri Seorang Pemimpim. Meski pun usianya masih relatif masih muda namun naluri kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution terlihat sangat kuat. Kemampuannya dalam melihat persoalan apa yang menjadi prioritas dan harus cepat ditangani di Kota Medan sebagai salah satu buktinya. Orang nomor satu di Pemko Medan itu telah menyiapkan 5 program prioritas yang harus dituntaskan, salah satunya perbaikan infrastruktur jalan.</p>
<p>Perbaikan jalan rusak merupakan wujud tanggung jawab Bobby Nasution guna memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebab, keberadaan jalan sangat vital, tidak hanya sebagai sarana transportasi, jalan juga mendukung berbagai aktifitas dan kebutuhan masyarakat dalam hal kepentingan mobilitas hingga mencapai tujuan ekonomi dan non ekonomi. Oleh karenanya, Bobby Nasution ingin seluruh jalan rusak yang menjadi tanggung jawab Pemko Medan dapat dituntaskan dalam waktu dua tahun.</p>
<p>Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan hal itu, Bobby Nasution pun berencana akan menggunakan dana sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) APBD Kota Medan Tahun 2020 sebesar Rp. 622 miliar untuk perbaikan jalan rusak. Jika memungkinkan, dana tersebut akan diserahkan ke Dinas Pekerjaan (PU) Kota Medan untuk perbaikan 5 % jalan rusak dari total panjang jalan di Kota Medan sekitar 3.279 Km.</p>
<p>“Ini akan terus kita upayakan. Kita (Pemko Medan) akan berkoordinasi dengan DPRD Kota Medan terkait hal tersebut. Sebab, kalau memungkinkan, dana SILPA yang ada itu diperuntukkan bagi Dinas PU Kota Medan untuk perbaikan jalan-jalan yang rusak,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.</p>
<p>Bobby Nasution melihat perbaikan jalan rusak adalah salah satu masalah yang urgent untuk segera diselesaikan. Apalagi, terangnya, infrastruktur yang baik dapat mendorong peningkatan ekonomi dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Untuk itu, Bobby Nasution telah menginstruksikan Dinas PU Kota Medan untuk memperbaiki seluruh jalan termasuk jalan-jalan di kecamatan dan jalan kecil lainnya yang menjadi wewenang Pemko Medan.</p>
<p>“Ada beberapa titik jalan yang rusak di antaranya jalan menuju Pasar Induk Lau Cih dan Jalan Bunga Asoka di Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang serta beberapa ruas jalan lainnya. Perbaikan ini akan terus kita lakukan secara bertahap. Dengan begitu, masyarakat dapat merasa aman saat berkendara sekaligus upaya mendorong peningkatan sektor perekonomian Kota Medan,” ungkapnya.</p>
<p>Kemampuan Bobby Nasution dalam melihat persoalan yang menjadi prioritas untuk segera diselesaikan mendapat apresiasi Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) Rahman Malik. Rahman mendukung penuh tindakan yang dilakukan Bobby Nasution mengenai perbaikan jalan tersebut.</p>
<p>“Singkatnya, jalan ini merupakan aspek penting yang berpengaruh di tengah masyarakat. Bagaimana kondisi masyarakat bisa normal jika salah satu aspek berpengaruhnya tidak diperhatikan. Oleh karena itu, perbaikan jalan ini sangatlah dibutuhkan,” bilang Rahman.</p>
<p>Lebih lanjut Rahman mengatakan, penggunaan dana SILPA untuk memperbaiki jalan yang notabene merupakan fasilitas sosial (Fasos) juga tepat. Meski demikian , lanjutnya, penganggaran dana tersebut juga harus merata untuk merawat fasilitas umum (Fasum) seperti pasar, tempat ibadah dan sebagainya.</p>
<p>“Penganggaran dana Silpa untuk memperbaiki jalan sangatlah tepat. Ini adalah inisiatif Wali Kota yang sangat bagus. Namun, dana tersebut juga harus dibagi secara merata sesuai porsinya, seperti contohnya untuk perawatan fasum yang ada atau lainnya,”tambahnya.</p>
<p>Sebagai seorang akademisi, Rahman juga mengungkapkan, tindakan responsif dan cepat tanggap Bobby Nasution dalam menangani masalah ini adalah salah satu ciri yang harus dimiliki seorang pemimpin. Dikatakannya, seorang pemimpin itu harus menganggap dirinya dan masyarakat itu sebagai satu kesatuan.</p>
<p>“ Jika ada masalah di masyarakatnya, harus segera dibenahi karena pada dasarnya Wali Kota dan masyarakat adalah satu. Sikap cepat tanggap seperti Wali Kota inilah yang seharusnya dimiliki semua pemimpin,”terangnya.</p>
<p>Rahman selanjutnya berharap, pelaksanaan program yang dibutuhkan masyarakat ini terus berlanjut dan tidak usai ketika berhenti diperhatikan masyarakat seperti sebelum-sebelumnya. “Saya berharap semua program Wali Kota seperti ini jangan hanya berjalan di awal saja lalu berhenti setelah tak lagi dilihat masyarakat. Masyarakat Kota Medan membutuhkan program nyata yang terus berlangsung untuk membenahi kota kebanggan kita ini. Sebagai pemimpin, saya harap Wali Kota dapat terus memberikan terobosan untuk membenahi masalah yang ada di Kota Medan,” harapnya.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/">Bobby Nasution Fokus Perbaiki Masalah Utama Salah Satu Ciri Seorang Pemimpim</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/bobby-nasution-fokus-perbaiki-masalah-utama-salah-satu-ciri-seorang-pemimpim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Sungai Sebagai Wisata Heritage, Bobby Nasution Kolaborasikan Sejarah Dan Konsep Kekinian</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 06:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Bangun Sungai Sebagai Wisata Heritage, Bobby Nasution Kolaborasikan Sejarah Dan Konsep Kekinian. Selain melakukan revitalisasi kawasan Kota</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/">Bangun Sungai Sebagai Wisata Heritage, Bobby Nasution Kolaborasikan Sejarah Dan Konsep Kekinian</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Bangun Sungai Sebagai Wisata Heritage, Bobby Nasution Kolaborasikan Sejarah Dan Konsep Kekinian. Selain melakukan revitalisasi kawasan Kota Lama Medan sehingga menjadi wisata kuliner dan heritage, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga berkeinginan menjadikan sungai sebagai wisata heritage. Hal ini, tidak terlepas dari sejarah berdirinya Kota Medan yang berawal dari pertemuan Sungai Deli dan Babura.</p>
<p>Keinginan ini muncul setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II telah menyetujui normalisasi tiga sungai di Kota Medan yakni Sungai Deli, Babura dan Bedera sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya banjir di Kota Medan.</p>
<p>Setelah normalisasi ketiga sungai dilakukan, Bobby Nasution melihat peluang yang cukup besar untuk menjadikan sungai sebagai objek wisata yang memiliki nilai heritage. Ditambah lagi, ibukota Provinsi Sumut ini, berdasarkan sejarah terbentuk karena pertemuan antara Sungai Deli dan Babura.</p>
<p>“Kita akan kembangkan sungai sebagai wisata heritage. Sebab, penataan heritage merupakan salah satu program prioritas utama Pemko Medan saat ini. Untuk mengembangkan ini, tentunya kita harus berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama kelompok masyrakat yang rutin menggelar kegiatan di sungai,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.</p>
<p>Keinginan Bobby Nasution dibenarkan Kepala Bappeda Kota Medan Benny Iskandar. Dikatakan Benny, sejarah sungainya di mulai dari kampung kecil yang dulunya bernama Medan Putri hasil pertemuan dua sungai yakni Sungai Deli dan Babura, persisnya di samping Wisma Benteng.</p>
<p>Menurut Benny, di lokasi pertemuan kedua sungai itu nantinya akan dibuat taman bernuansa heritage dan kekinian. Setelah itu, lanjut Benny, bergerak ke wilayah Sungai Deli di kawasan Kesawan. “Gambaran kita yang sudah ada itu akan jadi jalur pedestrian di pinggir dan atas sungai. Di samping itu juga, nanti ada tempat jogging dan berkumpulnya anak muda. Jalur inilah yang nanti akan menyatukan Medan dengan Kesawan,” ungkap Benny.</p>
<p>Selain itu, lanjut Benny lagi, titk-titik lain sesuai dengan yang telah didesain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan. Di kawasan itu juga, jelasnya, akan dibuat taman-taman di sempadan sungai yang dapat digunakan menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda dilengkapi dengan wifi dan media komunikatif lain.</p>
<p>“Penekanan heritagenya, bahwasanya sungai merupakan bagian depan Kota Medan sesuai dengan sejarah lahirnya Kota Medan dari pertemuan dua sungai. Artinya, bangunan yang ada tidak lagi membelakangi sungai tetapi menghadap sungai dengan Jalan Speksi di dalamnya. Kemudian, titik-titik heritage seperti Kampung Medan Putri dan Kesawan harus dihubungkan jalur pedestrian, sehingga orang nantinya menghargai sejarah Kota Medan,” jelasnya.</p>
<p>Ketika disinggung kapan penataan sungai menjadikan wisata heritage dilakukan, Benny menjelaskan, berdasarkan skema dari Kementrian PUPR RI, penataan sungai dan bangunan Warenhuis tidak masuk dalam bantuan yang diberikan dalam dua tahun ini. “Kalau sungai, penataanya kemungkinan dilakukan Kementerian PUPR RI tahun 2023. Pak Wali kemungkinan mencari dana dari sumber-sumber pembiayaan lain, misalkan melalui CSR,” terangnya.</p>
<p>Benny menegaskan, permasalahan yang ada sebenarnya bukan dana, tetapi sedang menunggu desain normalisasi sungai atau penampakan sungai dari BWSS II. “Desain sungai belum final, karena belum selesai dikerjakan oleh konsultan ESP yang datang ke Pemko Medan beberapa waktu lalu. Padahal, Pak Menteri minta gambarnya selesai bulan Agustus, tapi hingga kini belum ada progress. Dengan tidak adanya gambar, tentunya, kita tidak bisa menjalankan hal-hal lain seperti anggaran yang akan ditawarkan untuk CSR,” paparnya.</p>
<p>Aktivis lingkungan Kota Medan Bobby Septian juga sangat setuju dengan rencana dan keinginan Bobby Nasution menjadikan sungai sebagai wisata heritage. Apalagi, konsepnya dengan menggali sejarah Kota Medan yang dipadukan dengan konsep kekinian. Untuk itu, Bobby berharap rencana dan konsep tersebut dapat direalisasikan dengan kolaborasi bersama semua pihak, terutama masyarakat.</p>
<p>“Konsep tersebut dapat menggali nilai sejarah dalam beberapa klaster yang kita nilai sangat tepat untuk Sungai Deli. Misalnya, membangun spot transit berkunjung ke Istana Maimun menggunakan transportasi air. Lalu, daerah Kesawan juga bisa dilakukan. Ini sangat tepat karena digabungkan dengan konsep kekinian.</p>
<p>Apalagi untuk Sungai Deli, memiliki banyak spot yang bisa dijadikan sebagai potensi. Selain Istana Maimun, juga ada klaster Kampung Aur yang memiliki sejarah peradaban bagaimana masyarakatnya tinggal di situ. Sebab, ada budaya Melayu yang kental. Sedangkan. klaster Sungai Babura ada Kampung Sejahtera dengan peradaban etnis India-nya,” papar Bobby.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/">Bangun Sungai Sebagai Wisata Heritage, Bobby Nasution Kolaborasikan Sejarah Dan Konsep Kekinian</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/bangun-sungai-sebagai-wisata-heritage-bobby-nasution-kolaborasikan-sejarah-konsep-kekinian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Medan Apresiasi Tanoto Foundation Dalam Membantu Penanganan Covid-19 di Kota Medan</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2021 22:16:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Wali Kota Medan Apresiasi Tanoto Foundation Dalam Membantu Penanganan Covid-19 di Kota Medan. Wali Kota Medan, Bobby</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/">Wali Kota Medan Apresiasi Tanoto Foundation Dalam Membantu Penanganan Covid-19 di Kota Medan</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Wali Kota Medan Apresiasi Tanoto Foundation Dalam Membantu Penanganan Covid-19 di Kota Medan. Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan apresiasi kepada Tanoto Foundation atas program penanganan covid-19 berupa vaksinasi kepada masyarakat. Program ini tentu membantu Pemerintah dalam upaya penanganan covid-19 di kota Medan.</p>
<p>Apresiasi ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi dari Tanoto Foundation di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (19/6).</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Jeffrey Jeo selaku Initiative Program Manager Tanoto Foundation menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjalin kerjasama dengan Pemko Medan dalam melakukan penanganan covid-19 berupa vaksinasi terhadap masyarakat kota Medan khususnya masyarakat yang berada di kawasan Medan utara.</p>
<p>“Kami bermaksud ingin menjalin kerjasama dengan Pemko Medan dengan menggelar vaksinasi massal terhadap masyarakat di Medan utara, kami berharap ini dapat membantu memutus penyebaran covid-19 di kota Medan.”kata Jeffrey Jeo.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Bobby Nasution menyampaikan apresiasinya atas program vaksinasi massal tersebut. Menurut Bobby Nasution langkah ini sangat tepat dan dapat di kolaborasikan dengan program Pemko Medan.</p>
<p>“Meskipun penyebaran covid-19 di bagian utara tergolong yang paling rendah dibandingkan Kecamatan lainya, namun masyarakat disana harus tetap di vaksinasi juga, kita sudah menargetkan 75% masyarakat kota Medan harus mendapatkan vaksinasi covid-19.”ujar Bobby Nasution.</p>
<div class="td-a-rec td-a-rec-id-content_bottom td_uid_4_60ce6ca59e9f7_rand td_block_template_11">
<p><!-- Composite Start --></p>
<p><!-- Composite End --></p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/">Wali Kota Medan Apresiasi Tanoto Foundation Dalam Membantu Penanganan Covid-19 di Kota Medan</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/wali-kota-medan-apresiasi-tanoto-foundation-dalam-membantu-penanganan-covid-19-di-kota-medan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tegas Tolak Rayuan Pengusaha, Bobby Nasution Robohkan Bangunan di Atas Drainase</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2021 17:46:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Tegas Tolak Rayuan Pengusaha, Bobby Nasution Robohkan Bangunan di Atas Drainase. Keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/">Tegas Tolak Rayuan Pengusaha, Bobby Nasution Robohkan Bangunan di Atas Drainase</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Tegas Tolak Rayuan Pengusaha, Bobby Nasution Robohkan Bangunan di Atas Drainase. Keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatasi banjir di Kota Medan bukan setengah-setengah. Normalisasi drainse saat ini jor-joran dilakukan. Apapun yang menghadang akan disikat.</p>
<p>Seperti bangunan yang berada di atas parit sulang saling di Jalan Sampali Lingkungan 5, Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan Area, persisnya di depan Boutique Inn dan Kuphie. Bangunan di atas drainse itu langsung dibongkar atas perintah Bobby.</p>
<p>Pembongkaran dilakukan usai Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau langsung ke lokasi, Sabtu (12/6) siang.</p>
<p>Pembangunan lahan di atas drainase yang diperuntukan sebagai lahan parkir bagi pengunjung tempat usaha Boutique Inn dan Kuphie tersebut, jelas melanggar aturan dan tidak diizinkan.</p>
<p>Sampai di lokasi, Wali Kota langsung meminta para pekerja untuk segera memberhentikan pekerjaannya. Ketika ditanya, salah seorang pekerja mengatakan mereka ditugaskan oleh pemilik usaha Boutique Inn dan Kuphie.</p>
<p>Mendengar hal tersebut, Wali Kota berjalan dan menyebrang menuju tempat usaha yang berada tepat di depan lahan yang berukuran sekitar 30 x 10 meter tersebut.</p>
<p>Kedatangan Wali Kota sontak membuat para pekerja terkejut. Wali Kota pun menanyakan keberadaan pemilik usaha yang saat itu sedang tidak ada di tempat.</p>
<p>Wali Kota kemudian minta pekerja untuk menelepon pemilik usaha yang diketahui bernama Alex tersebut. Saat terhubung melalui sambungan telpon, Wali Kota langsung bertanya kenapa membangun lahan di atas drainase.</p>
<p>“Pak Alex, kenapa membangun lahan di atas drainase? Ini menyalahi aturan pak. Tidak dibenarkan membangun lahan menutup saluran drainase apalagi tujuannya untuk lokasi parkir. Hari ini juga harus dibongkar. Jika tidak segera dibongkar, maka akan kita tindak tegas,” kata Wali Kota.</p>
<p>Meski secara tegas telah diminta untuk dibongkar, namun pemilik usaha terus berupaya bernegoisasi dengan Wali Kota dan berdalih tujuannya untuk membuat lahan parkir tersebut agar tidak menyebabkan kemacetan jika pengunjung datang. Secara tegas Wali Kota pun mengatakan bahwa tidak diperkenankan untuk membangun apapun di atas drainas.</p>
<p>“Kalau bapak mau lanjutkan pembangunan, silahkan. Tapi, usaha bapak kita tutup dulu sementara,” tegasnya.</p>
<p>Namun, pemilik usaha masih mencoba merayu dengan Wali Kota dan mengaku akan minta izin kepada lurah.</p>
<p>“Untuk apa bapak minta izin, karena memang tidak diizinkan. Sekali lagi saya katakan, tidak diizinkan. Segera bongkar dan akan kita awasi melalui perangkat wilayah,” terangnya.</p>
<p>Usai itu, Wali Kota kembali lagi menuju lokasi lahan tersebut dan berdialog dengan Lurah Pandau Hulu II Zulfikar serta Kepling 5 Zulkifli. Wali Kota tampak kesal.</p>
<p>“Kenapa pembangunan ini terus berlanjut pak? Harusnya kan bisa diawasi jangan sampai seperti ini. Bapak kan tahu bahwa salah satu fokus tugas kita hari ini adalah pengendalian banjir melalui normalisasi, pembenahan dan perawatan drainase. Jika tertutup begini, gimana bisa kita menjalankan program dengan baik,” tegasnya.</p>
<p>Wali Kota pun minta agar lahan parkir tersebut segera dibongkar. Selain itu, pastikan seluruh material hasil pembongkaran diangkat dan tidak dibiarkan.</p>
<p>Jika jatuh ke dalam parit, maka juga harus dibersihkan.</p>
<p>Seusai disidak Wali Kota, pekerja pun langsung mulai menghancurkan tembok bangunan dan dapat beberapa hari ke depan seluruhnya telah selesai dibongkar.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/">Tegas Tolak Rayuan Pengusaha, Bobby Nasution Robohkan Bangunan di Atas Drainase</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/tegas-tolak-rayuan-pengusaha-bobby-nasution-robohkan-bangunan-di-atas-drainase/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keberhasilan Pemko Medan Raih WTP Bukti Bobby Nasution Mampu Artikulasikan Kelebihannya</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 15:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Keberhasilan Pemko Medan Raih WTP Bukti Bobby Nasution Mampu Artikulasikan Kelebihannya. Lima hari jelang berakhirnya Mei 2021,</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/">Keberhasilan Pemko Medan Raih WTP Bukti Bobby Nasution Mampu Artikulasikan Kelebihannya</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Keberhasilan Pemko Medan Raih WTP Bukti Bobby Nasution Mampu Artikulasikan Kelebihannya. Lima hari jelang berakhirnya Mei 2021, Pemko Medan berhasil mendapatkan predikat membanggakan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Tahun Anggaran 2020. Keberhasilan ini merupakan capaian yang diraih Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM memasuki 100 hari kerjanya sejak dilantik menjadi orang nomor satu di Pemko Medan.</p>
<p>Sebelumnya, selama bertahun-tahun, Pemko Medan hanya berhasil mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas LKPD yang disampaikan. Namun, sejak di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, LKPD terus diperbaiki sehingga sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas penilaian internal, kecukupan pengungkapan informasi, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Atas keberhasilan ini, Bobby Nasution pun menyampaikan ucapan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, berkat kerja keras dan komitmen kita semua, Pemko Medan berhasil mendapatkan predikat opini WTP LHP atas LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut. Tentunya ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa,” kata Bobby Nasution saat menerima LHP LKPD di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, beberapa hari lalu.</p>
<p>Meski demikian, ungkap Bobby Nasution, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, sehingga laporan keuangan (LK) yang dihasilkan transparan dan akuntabel sesuai saran yang direkomendasikan. Untuk itu, Bobby Nasution akan terus mendorong seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan sistematik.</p>
<p>Di samping itu, Bobby Nasution juga mengungkapkan, Pemko Medan akan melaksanakan semua rekomendasi yang disarankan BPK sehingga LK akan menjadi lebih baik ke depannya. Ditambah lagi, semua perbaikan yang telah dan akan dilaksanakan akan disesuaikan dengan rencana aksi (action plan) yang telah diprogramkan.</p>
<p>Untuk mewujudkan hal itu, Bobby Nasution sangat mengharapkan dukungan penuh BPK RI Perwakilan Sumut. “Kami mengharapkan BPK terus melakukan pendampingan agar LK Pemko Medan senantiasa transparan dan akuntabel sesuai dengan standar akutansi pemerintah (SAP) serta peraturan yang berlaku,” harapnya.</p>
<p>Bobby Nasution juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemko Medan tidak cepat puas dengan keberhasilan ini, justru harus harus dijadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja lagi ke depannya. Sebab, Bobby Nasution menjadikan keberhasilan meraih predikat opini WTP menjadi target yang harus dipenuhi sehingga Pemko Medan kembali mndaptkan predikat yang membanggakan tersebut.</p>
<p>Keberhasilan Booby Nasution membawa Pemko Medan meraih predikat opini WTP LHP atas LKPD dari BPK RI Perwakilan Sumut, dinilai Teddy Firman Supardi SIP dari Spire Research and Consulting Jakarta, sebagai sinyal yang bagus bahwasanya kepemimpinan Bobby Nasution telah berhasil mengartikulasikan semua kelebihan yang ada pada dirinya. Apalagi, beberapa Wali Kota sebelumnya tercitrakan tersangkut kasus korupsi.</p>
<p>“Jadi, Bobby Nasution punya beban yang berat untuk bisa mengartikulasikan sumber daya yang ada dalam dirinya. Kalau bisa dikatakan, apa yang telah dilakukan Bobby Nasution bisa dikatakan berhasil. Di samping itu juga, Bobby Nasution ingin menjawab ekspektasi publik yang berharap sangat besar terhadap dirinya,” jelas Teddy.</p>
<p>Seperti diketahui, ungkap pria yang juga pengamat kebijakan publik, Kota Medan cukup strategis dan sebagai top of mind sekaligus parameter kota di Sumatera. Selanjutnya dengan hastag Kolaborasi Medan Berkah yang diusung Bobby Nasution, jelas Teddy, dinilai mampu mendorong terwujudnya government 4.0 dengan kata kuncinya kolaborasi.</p>
<p>“Artinya, Pemko Medan bisa berkolaborasi dengan semua sektor. Semuanya harus diartikulasikan dalam kerangka kemitraan baik ke depannya. Apalagi, yang harus dicatat di Kota Medan adalah prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih, sehingga mendorong tata kelola pembangunan yang baik di Kota Medan,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu keberhasilan yang dipersembahkan Bobby Nasution itu, jelas Teddy, juga sebagai bukti bahwa kepemimpinannya selama 100 hari di luar ekspetasi banyak orang. Sebagai contoh, imbuhnya, upaya Bobby Nasution mengembalikan cagar budaya di kawasan Kota Lama Kesawan yang dibangun ulang para pelaku bisnis dengan menghilangkan esensi histori dan budayanya.</p>
<p>“Bagi saya apa yang dilakukan Bobby Nasution itu sangat penting. Mungkin selama ini Wali Kota – Wali Kota sebelumnya soal perizinan masih terjadi pelanggaran. Jadi menurut saya, ketegasan yang dilakukan Bobby Nasution sangat penting untuk menjaga wibawa kota dari segi kebudayaan,” jelasnya.</p>
<div class="td-a-rec td-a-rec-id-content_bottom td_uid_4_60bf85f760976_rand td_block_template_11">
<p><!-- Composite Start --></p>
<p><!-- Composite End --></p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/">Keberhasilan Pemko Medan Raih WTP Bukti Bobby Nasution Mampu Artikulasikan Kelebihannya</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/keberhasilan-pemko-medan-raih-wtp-bukti-bobby-nasution-mampu-artikulasikan-kelebihannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>100 Hari Kerja Wali Kota Medan Bisa Dilihat dan Dirasakan</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2021 14:17:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; 100 Hari Kerja Wali Kota Medan Bisa Dilihat dan Dirasakan. Setelah 100 hari kepemimpinannya sebagai Wali Kota</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/">100 Hari Kerja Wali Kota Medan Bisa Dilihat dan Dirasakan</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> 100 Hari Kerja Wali Kota Medan Bisa Dilihat dan Dirasakan. Setelah 100 hari kepemimpinannya sebagai Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM mengakui masih banyak yang perlu dilakukan. Sebab, sejak awal sudah disampaikan, dirinya bersama Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE tidak ada spesifik khusus untuk target 100 hari harus mencapai apa saja. Hal itu karena program yang dibuat untuk 1 periode, bukan pertiga bulan.</p>
<p>Meski demikian, lanjut Bobby Nasution, dari tiga bulan atau 100 hari kepemimpinannya, progress program dari satu periode ini dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya. Ditambah lagi, Bobby Nasution juga sudah meluncurkan lima program prioritas utama.</p>
<p>“Untuk mencapai kelima program prioritas ini, kita membuthkan dukungan pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karenanya, kita harus melakukan perbaikan sekaligus menutup kebocoran PAD. Gambaran dan rangkaiannya sudah kita lihat. Mudah-mudahan dengan dukungan dan bantuan seluruh stakeholder dan forkopimda di Kota Medan, bisa tercapai,” kata Wali Kota Medan ketika door stop dengan wartawan di Balai Kota Medan usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Medan, Senin (7/6).</p>
<p>Selanjutnya, menyikapi banyaknya keluhan terkait Perwal No.17/2021 tentang Pemberian Dana Jasa Pelayanan Kepada Warga Pelayan Masyarakat yang ditafsirkan bahwa Pemko Medan tidak akan memberikan bantuan kepada pelayan masyarakat yang berusia di atas 60 tahun, Bobby Nasution pun langsung meluruskannya.</p>
<p>“Itu tidak benar, maksudnya tidak seperti itu. Sebagai contoh penggali kubur, masa penggali kubur usianya di atas 60 tahun. Ini bagaimana efektifitas dari beberapa program yang ada di Pemko Medan bisa berjalan. Kemudian, maghrib mengaji, usianya tidak dari 60 tahun lagi, itu sebenarnya perpanjangan dari Perwal yang sudah ada,” jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya, mengenai e-parking, Bobby Nasution mengungkapkan, selain kawasan Kesawan, mudah-mudah Pemko Medan akan menambah ruas jalan lainnya untuk diterapkan e-parking. Dalam penerapan e-parking tersebut, jelasnya, Pemko Medan tidak hanya melibatkan satu perbankan saja, melainkan banyak perbankan, sehingga memudahkan masyarakat untuk menggunakannya.</p>
<p>“ Masyarakat bisa menggunakan banyak perbankan, sebab kita tidak mengarahkan kepada satu pengguna jasa saja. Kalau hari ini kan masih ada keterbatasan, sistemnya yang akan kita perbaharui. Mudah-mudah nanti semua bisa menggunakan barcode dan e-money,” paparnya.</p>
<p>Dalam door stop tersebut, Bobby Nasution juga menerangkan, Pemko Medan saat ini terus menerus melakukan berbagai upaya agar penyebaran Covid-19 dapat menurun. Dikatakannya, rencana pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan bukan sekedar coba-coba.</p>
<p>“Kita akan melihat apa yang sudah dilakukan dan efeknya seperti apa. Penerapan pembelajaran tatap muka seperti yang dahulu, mungkin tidak 100 persen langsung hadir. Mungkin beberapa persen dulu yang hadir, sistemnya seperti apa dan akan terus kita lihat penerapannya seperti apa yang lebih baik,” terangnya.</p>
<div class="td-a-rec td-a-rec-id-content_bottom td_uid_4_60be2a5f7e769_rand td_block_template_11">
<p><!-- Composite Start --></p>
<p><!-- Composite End --></p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/">100 Hari Kerja Wali Kota Medan Bisa Dilihat dan Dirasakan</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/100-hari-kerja-wali-kota-medan-bisa-dilihat-dan-dirasakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tracing Covid-19, Bobby Nasution Turun Langsung Tinjau Swab Antigen 150 Warga</title>
		<link>https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/</link>
					<comments>https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Wiki]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2021 23:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN Wikimedan &#124; Setelah 6 hari melakukan isolasi lingkungan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM selanjutnya menginstruksikan</p>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/">Tracing Covid-19, Bobby Nasution Turun Langsung Tinjau Swab Antigen 150 Warga</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<div class="td-post-featured-image"></div>
<p><!-- A generated by theme --></p>
<p><!-- end A --></p>
<p><strong>MEDAN <a href="https://www.wikimedan.com/">Wikimedan</a> |</strong> Setelah 6 hari melakukan isolasi lingkungan, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM selanjutnya menginstruksikan kepada OPD terkait untuk melakukan tracing atau pelacakan kontak Covid-19.</p>
<p>Selain keluarga dan lingkungan kerja warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, tracing juga dilakukan terhadap warga yang tinggal di lingkungan diisolasi tersebut. Tracing pertama ini diprioritaskan kepada warga Lingkungan VII, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Tercatat, sebanyak 150 warga yang ditracing.</p>
<p>Tracing selanjutnya dilanjutkan dengan swab antigen yang merupakan kerjasama Pemko Medan dengan RS Royal Prima. Swab antigen ini persis dilakukan di Jalan Eka Rasmi, persisnya depan jalan masuk menuju Lingkungan VII. Selain warga Lingkungan VII, tracing dan swab juga dilakukan terhadap warga yang berdampingan dengan Lingkungan VII.</p>
<p>Bobby Nasution turun untuk melihat langsung pelaksanaan tracing dan swab antigen yang dimulai sejak siang tersebut. “Tidak hanya lingkungan yang terpapar Covid-19 kita tracing dan swab antigen, ada tiga lingkungan yang berdampingan dengan lingkungan terisolasi tersebut. Dari tracing dan swab antigen yang dilakukan, ada satu warga yang reaktif dan sekarang sudah kita isolasi di rumah warga bersangkutan,” kata Bobby Nasution.</p>
<p>Selain itu, kata Bobby Nasution, petugas puskesmas juga telah ditugaskan untuk mendatangi rumah warga yang reaktif tersebut guna melakukan tracing terhadap anggota keluarganya. “Kita saat ini menunggu hasil dari tracing yang dilakukan. Sedangkan warga yang reaktif tadi telah kita lakukan PCR. Mudah-mudahan besok hasilnya sudah keluar. Apabila hasilnya positif, jika bergejala maka akan dirawat di rumah sakit. Tapi sampai saat ini, kita lihat warga yang reaktif itu tidak bergejala, “ jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya, tambah Bobby Nasution, apabila warga yang reaktif tidak diikuti gejala, maka isolasi mandiri dapat dilakukan di rumahnya. Itupun, imbuhnya, dipastikan dahulu apakah rumahnya benar-benar layak untuk menjadi tempat isolasi mandiri.</p>
<p>Dalam peninjauan yang dilakukan tersebut, Bobby Nasution mengungkapkan, dari 14 warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dari lima rumah di Lingkungan VII, hari ini sudah turun dan tinggal lima orang warga lagi yang masih positif. Dijelaskan Bobby Nasution, sebenarnya berdasarkan Peraturan Mendagri apabila sudah turun (angka positif) per-rumahnya di bawah lima, maka isolasi lingkungan sudah dapat dibuka kembali.</p>
<p>“Kita akan tracing terus dan kita lihat sampai tanggal 4 nanti. Apabila angka positif sudah turun, barulah isolasi lingkungan kita buka. Perhari ini, berdasarkan hasil tracing dan swab antigen yang kita lakukan, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya 14 orang, kini tinggal 5 orang di empat rumah. Secara rumah, pengurangannya memang baru dua, sedangkan secara jiwa, cukup banyak dari 14 kini tinggal 5,” paparnya.</p>
<p>Sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19, selain melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, Bobby Nasution juga mengungkapkan, Pemko Medan sampai saat ini masih memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro. Artinya, seluruh kegiatan akan dibatasi seraya mengawasi dengan ketat pelaksanaan prokes. Di samping itu, ungkapnya, Kota Medan juga sudah mendapat tambahan 40 ribu vaksin, sehingga vaksinasi massal dapat dilanjutkan kembali.</p>
<p>“Mudah-mudahan besok dan seterusnya, kita sudah dapat melakukan vaksinasi massal kembali untuk mempercepat program vaksinasi,” ungkapnya.</p>
<p>Khsusus tempat hiburan malam (THM), tegas Bobby Nasution, Pemko Medan tidak menerapkan PPKM Mikro tetapi tidak beroperasi sampai 31 Mei sesuai dengan instruksi yang disampaikan Gubsu. “Kita tunggu, apakah Pemprov Sumut akan memperpanjang atau tidak,” terangnya seraya menambahkan jika ada THM yang kedapatan buka, akan diberikan dua kali berupa teguran, apabila tidak diindahkan maka akan dilakukan penutupan.</p>
<p>Untuk Lingkungan X, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Bobby Nasution mengatakan, tracing dan swab antigen akan dilakukan besok (3/6). “Tracing dan swab antigen yang akan kita lakukan di Lingkungan X, juga akan dibantu RSU Royal Prima, termasuk swab antigennya,” terangnya.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/">Tracing Covid-19, Bobby Nasution Turun Langsung Tinjau Swab Antigen 150 Warga</a> appeared first on <a href="https://www.wikimedan.com">Wikimedan.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.wikimedan.com/read/tracing-covid-19-bobby-nasution-turun-langsung-tinjau-swab-antigen-150-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
