Tarik Ulur Penggunaan Batu Bara, Harga Bitcoin di Afrika Melonjak Dua Kali Lipat

Wikimedan.com – Tarik Ulur Penggunaan Batu Bara, Harga Bitcoin di Afrika Melonjak Dua Kali Lipat

Isu seputar konsumsi batu bara serta lonjakan harga bitcoin di Afrika mewarnai pemberitaan media nasional pada hari ini, Senin (20/11/2017).

Berikut rangkuman berita utama di sejumlah media nasional:

Tarik Ulur Penggunaan Batu Bara. Conferences of the Parties (COP) ke-23 di Jerman telah resmi berakhir. Namun demikian, penggunaan batu bara tampaknya masih menjadi persoalan yang sengaja ditinggalkan tanpa solusi dalam pertemuan tersebut. (Bisnis Indonesia)

Tahun Depan Berpotensi Naik 4 Kali. Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan, suku bunga Amerika Serikat akan naik hingga empat kali pada 2018, seiring dengan membaiknya perekonomian nasional yang diiringi oleh turunnya pengangguran dan naiknya laju inflasi. (Bisnis Indonesia)

Industri AS Bersiap Selamatkan NAFTA. Dunia bisnis sedang melakukan mobilisasi untuk meyakinkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyelamatkan Pakta Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). (Investor Daily)

Aliansi Stop Pemakaian Batubara Menguat. Boleh jadi, para produsen batubara mulai ketar-ketir. Pasalnya, makin banyak negara yang lantang menyuarakan penghentian pemakaian batubara sebagai sumber energi pembangkit listrik. (Kontan)

Tinggi Peminat, Harga Bitcoin di Afrika Melonjak Dua Kali Lipat. Mata uang digital seperti bitcoin, tak hanya populer di negara maju, namun juga di negara berkembang seperti Afrika. Saat kondisi politik dan ekonomi sedang tak menentu, di Afrika, permintaan bitcoin begitu tinggi, hingga harganya mencapai dua kali lipat dari harga di pasar internasional.

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *