Siapakah Zhou Youguang ? Saat Fotonya Bisa Tampil Di Google

Wikimedan – Beberapa hari yang lalu muncul gambar Zhou Youguang di laman pencarian Google, Siapakah dia sebenarnya? Berikut sedikit cuplikan tentang Zhou Youguang.

ZHOU Youguang merupakan penyelamat bagi warga Tiongkok berkat penemuannya di bidang linguistik yang disebut Pinyin. Cara linguistik itu dijadikan guna mempermudah aksara Tionghoa untuk ditulis ke dalam huruf Latin.

Tokoh yang diketahui juga sebagai “Bapak Pinyin” itu meninggal di usianya yang ke-111 tahun pada 14 Januari 2017 lalu. Pas sehari sesudah hari ulang tahunnya.

Sempat mengenyam pengajaran di St. John’s di Shanghai, Zhou Youguang rupanya mengambil studi ekonomi. Hal itu amat berbeda dengan apa yang kemudian digelutinya sampai menjadi salah satu tokoh terutamanya dalam sejarah Tiongkok. Sesudah revolusi tahun 1949, dia mempertimbangkan kembali ke negara asalnya.

Sedangkan Zhou Youguang diketahui amat berjasa, dia menjadi musuh bagi pemerintahan di Tiongkok. Di tahun-tahun selanjutnya, ia menjadi kritikus garis keras kepada Partai Komunis yang berkuasa dan seorang pengacara untuk reformasi politik. Hal itu membuatnya memperoleh status persona non grata dalam acara-acara kenegaraan legal.

Ia terus menulis malahan sesudah berusia 100 tahun walaupun banyak bukunya yang dilarang dan pemerintah menyensor pembicaraan perihal karyanya secara online. Tercatat, lebih dari 40 buku telah dia tulis.

Seolah Tak takut dengan kontroversi, Zhou Youguang justru mengatakan, “Saya amat bersuka ria dikala orang mencaciku.” Demikian dilaporkan npr.org.

Baca Juga  Soal Berita Asia Sentinel, Anak Buah Surya Paloh Malah Bilang Begini

Dia percaya bahwa Tiongkok memerlukan reformasi politik secepatnya. Menurutnya, orang-orang tak lagi percaya kepada Partai Komunis. Malahan beberapa besar kalangan intelektual mengharapkan perubahan menuju demokrasi.

Zhou Youguang sudah menjadi saksi perubahan di Tiongkok. Ia juga menjadi komponen di dalamnya. Hal itu sudah membuatnya percaya bahwa Tiongkok sudah menjadi apa yang dsiebutnya “gurun adat istiadat”.

Ia mengkritik Partai Komunis sebab menyerang adat istiadat tradisional Tiongkok dikala mulai berkuasa pada 1949 sampai akibatnya terjadi pemberontakan pada 15 April-4 Juni 1989 yang diwarnai momen bersejarah di Tiananmen Square. Tujuan kritiknya merupakan untuk menciptakan reformasi demokrasi, kebebasan pers, serta kebebasan beranggapan.

VOA melaporkan, Zhou Youguang mengatakan terhadap Radio Nasional Nasional Amerika dalam sebuah wawancara tahun 2011 bahwa dia berkeinginan bisa hidup cukup lama untuk memandang pemerintah Tiongkok mengakui bahwa perbuatan keras dan berdarah pada demonstrasi prodemokrasi di Lapangan Tiananmen tahun 1989 merupakan kekeliruan dan para korban tak bersalah.

Komentar
Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *