Satelit Telkom Tidak Dapat Dioperasikan

Wikimedan.com. Satelit Telkom Tidak Dapat Dioperasikan . Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Alex Sinaga mengungkapkan satelit telkom 1 yang sebelumnya mengalami gangguan, sudah tidak bisa digunakan kembali.

Hal ini merupakan hasil investigasi yang dilakukan oleh Telkom bersama produsen Telkom 1, Lockheed Martin.

“Satelit Telkom 1 tidak dapat dioperasikan kembali. Lockheed Martin merekomendasikan agar dilakukan proses shut down untuk Satelit Telkom 1,” kata Alex, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menegaskan kelanjutan nasib satelit Telkom 1 yang menghadapi anomali pada Jumat (25/8).

Menurutnya, gangguan yang dihadapi besar kemungkinan akan berujung pada berakhirnya masa operasional satelit Telkom 1. Hal itu ditegaskannya usai melakukan pertemuan dengan Dirut PT Telkom, Alex J. Sinaga terkait kelanjutan satelit Telkom 1.

“Satelit Telkom 1 tidak bisa diapa-apakan lagi, secara teknis sudah tidak akan berfungsi normal karena terjadi glitch di atas,” ungkap saat ditemui di Grha XL, Jakarta, Selasa (29/8).

Padahal, Lockheed Martin, pabrikan satelit Telkom 1 menilai satelit ini dalam kondisi baik dan seharusnya masih layak pakai sampai 2019 nanti.

Adapun proses shut down dilakukan untuk menghindari adanya interferensi dengan satelit lain. Selain itu, satelit Telkom 1 terbilang sudah berusia tua.
Untuk mengatasi hal itu, Rudi menegaskan salah satu solusinya yakni sesegera mungkin memindahkan data pengguna, apapun konsekuensinya.

“Itu kelangsungan bisnis juga, bukan hanya dilihat kelangsungan bisnis Telkom. Tapi demi bisnis penggunanya juga yaitu perbankan, VSAT, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sementara itu, Rudiantara menduga salah satu penyebab anomali satelit Telkom 1 lantaran fuel atau baterai yang tidak bisa berfungsi sehingga harus segera dikeluarkan dari orbit.

“Kalau saya cek, mungkin baterainya sudah tidak berfungsi. Kalau sudah begini, sisa baterai dipakai untuk keluar dari orbit. Tentu secara tekni satelitnya sudah tidak bisa dipakai lagi,” imbuhnya menambahkan.

Untuk menjaga slot Telkom 1 yang kosong, Rudi menegaskan pemerintah akan membantu Telkom melakukan suspen atas slot tersebut. Mengingat, slot yang kosong itu rencananya akan ditempati satelit Telkom 4 yang akan diluncurkan pertengahan 2018 nanti.

Terkait usia orbit satelit yang disebutnya sudah tua, ia mengatakan umumnya usia satelit hanya mencapai 15 tahun. Usia satelit Tekom 1 yang mencapai 18 tahun menurutnya lantaran ada perjanjian khusus antara Telkom dan Lockheed Martin.

“Pihak Telkom dan Lockhead Martin sampai saat ini masih melakukan investigasi kenapa bisa tidak berfungsi. Memang secara umum satelit beroperasi hingga 15 tahun, tetapi dengan perjanjian khusus antara Telkom dan Lockhead Martin usianya bisa lebih dari itu mencapai 18 atau 20 tahun,” pungkasnya.

Satelit tersebut diluncurkan pada 13 Agustus 1999 dan memiliki usia desain 15 tahun.

Satelit tersebut terus dioperasikan setelah 15 tahun, sebab berdasarkan hasil assesment bersama Lockheed Martin tahun 2014 dan 2016, satelit Telkom 1 dinyatakan dapat beroperasi baik hingga tahun 2019.

“Tercatat total pelanggan satelit Telkom 1 sebanyak 63 pelanggan dengan alokasi 29,26 Transponder Equivalent (TPE) dan jumlah site mencapai lebih dari 15.000 site. Saat ini kecepatan recovery sitemencapai 1.000 site per hari,” kata Alex.

Untuk memulihkan layanan satelit Telkom 1, pihaknya telah mengerahkan sekitar 1.000 teknisi dari Sabang sampai Merauke.

Dia menargetkan layanan pulih pada 10 September mendatang. Hingga Rabu pagi, pemulihan satelit Telkom 1 untuk penyediaan transponder satelit pengganti sudah mencapai 100 persen.

Secara keseluruhan, progress penyediaan transponder dan repointing antena ground segment telah mencapai 55 persen.

Sebelumnya diketahui, satelit Telkom 1 mengalami gangguan berupa pergeseran pointing antena satelit.

Untuk memperbaikinya, BUMN ini dibantu oleh Lockheed Martin selaku produsen satelit. Terkait dengan gangguan ini, ATM dari sejumlah bank mengalami offline, yang di antaranya adalah ATM BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

Satelit Telkom Tidak Dapat Dioperasikan


Info Lainnya
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Silahkan komentar