Sampah Makanan Ini Kaya Akan Kandungan Gizi

Wikimedan – Sampah Makanan Ini Kaya Akan Kandungan Gizi

Kulit pisang, kulit manggis, kulit nanas, dan bonggol nanas ternyata memiliki banyak sekali kandungan zat gizi mikro ( mikronutrien ). Kandungan zat gizi di dalamnya bisa terlihat ketika bahan-bahan tersebut sudah diproses menggunakan bantuan teknologi.

Siapa sangka, bahan yang biasanya dibuang ini ternyata kaya akan vitamin dan fitonutrein, yaitu zat yang dipakai untuk melawan raikal bebas. Hal ini dinyatakan oleh Maura Linda Sitanggang, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Pada acara “Eat Asia-Pacific Food Forum” yang diselenggarakan di Shangri-La Hotel Jakarta.

“ Bahkan mikronuterin pada kulit dan bonggol nanas jauh lebih tinggi dibandingkan daging buahnya,” ungkap Linda.

Rantai mikronutrein, yaitu tubuh memerlukan mineral dan vitamin, seperti Vitamin A, asam folat, kalsium, dan Vitamin B. Maka dari itu, untuk mengolahnya dibutuhkan inovasi teknologi.

Bahan tersebut bisa menjadi rusak, ketika pengolahan tidak tepat. Rasa enak yang diinginkan bisa saja gagal, rasa makanan juga bisa jadi aneh.

Menariknya lagi, bonggol nanas bisa juga menghasilkan zat antioksidan. Tentunya anda semakin tertarik dengan manfaat dari bonggol nanas ini.

Zat antioksidan tersebut akan menangkal berbagai macam serangan radikal bebas. Kandungan antioksidan didalamnya juga tidak tanggung-tanggung.

Selain bonggol nanas yang memiliki kandungan mikronutrein tinggi, ternyata masih ada beberapa makanan lain yang biasa dibuang ternyata kandungannya luar biasa.

Sebut saja kulit pisang, kulit manggis, kulit nanas, dan kulit melinjo yang keras.

Akan tetapi, untuk mendapatkan berbagai kandungan tinggi dari makanan sampah tersebut diperlukan teknologi tepat. Sekarang ini Institut Teknologi Bandung dan Kementrian Kesehatan bekerja sama dengan industri.

“Pastinya harus ada industri, karena akan ada suplai bahan-bahan yang dibutuhkan,” sambung Linda.

Penelitian jangka panjang terkait keamanan bahan masih perlu diperhatikan. Apakah bahan makanan tersebut memiliki kandungan racun di dalamnya, ataupun tidak.

Bagaimana, sangat menarik bukan?. Berkat kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat, sekarang ini makanan sampah bisa menjadi makanan penuh gizi. Lagi-lagi, semua masih dalam tahap penelitian. Kita tunggu saja hasilnya nanti.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *