Hoax Bencana dan Pilpres Paling Banyak Beredar di Medsos






Wikimedan Maraknya kabar bohong atau hoax di berbagai media sosial (medsos) menjadi perhatian serius pemerintah. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku telah mendapat banyak laporan terkait kabar hoax yang meresahkan masyarakat.





Saking banyaknya hoax yang beredar, Rudiantara mengaku tak mengetahui jelas jumlah pasti laporan yang diterima sepanjang tahun ini. Laporan hoax yang paling mendominasi adalah, terkait bencana alam seperti yang terjadi di Sulteng hingga hoax tentang Pemilihan Presiden (Pilpres).





“Itu sampai banyaknya saya sudah tidak hafal berapa yang sudah kita terima laporan. Ada yang soal Pemilu Pilres dan ada yang soal bencana setelah di Sulteng. Itu yang kemudian disebar kembali ke medsos-medsos,” kata Rudiantara saat memberikan keterangan dalam kunjungannya di Makassar, Sabtu (10/11).





Penyebaran hoax disebut-sebut terjadi akibat ketidakpahaman dan ketidakcermatan masyarakat dalam mengelola dan mengolah informasi yang didapatkan. Sehingga sedikitpun informasi salah yang didapat, kemudian langsung di sebar ke berbagai macam medsos.





“Makanya sering saya imbau, tekankan kepada masyarakat, jangan biarkan jempol kita bergerak lebih cepat dari pada pikiran kita. Penekanannya harus seperti itu,” tegasnya.





Rudiantara mengungkapkan cara sederhana agar masyarakat bisa membedakan kabar hoax atau tidak. Jika dalam sebuah informasi medsos ditandai dengan kode atau penekanan seperti ‘Ayo Viralkan’, artinya kabar itu adalah hoax.






“Makanya harus dicerna dulu dengan baik. Dibaca dulu. Misalnya seperti ada lagi tanda panahnya itu, itu seperti ada orang yang meneruskan sebaiknya dibaca dulu baik-baik. Jangan langsung disebar,” ujarnya.






Sejauh ini, pihaknya berupa untuk melakukan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat agar mampu terhindar dari jebakan kabar hoax di medsos. Di dalamnya, melibatkan seluruh elemen seperti, akademisi, praktisi hingga publik figur.





“Jadi setiap hari itu pasti kita buat semacam literasi, imbauan agar masyarakat ini paham bagaimana bermedsos dengan baik,” ucapnya.





Rudiantara juga menegaskan, siapapun masyarakat yang membuat, menyebarkan kabar hoax mesti ditindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.





(rul/JPC)



Kategori : Berita Nasional
Sumber : https://www.jawapos.com/jpg-today/10/11/2018/hoax-bencana-dan-pilpres-paling-banyak-beredar-di-medsos

Loading...
Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *