Drone Bawa Disinfektan Semprot Perkampungan di Surabaya

Wikimedan – Bukan hanya jalan-jalan utama serta fasilitas publik yang akan disemprot dengan cairan disinfektan. Namun, kampung padat penduduk juga akan disemprot untuk mengurangi potensi penularan virus korona. Kemarin (23/3) penyemprotan itu memanfaatkan drone dengan enam baling-baling yang bisa memuat 20 liter cairan.
Kemarin pagi drone tersebut diuji coba terlebih dahulu di halaman Balai Kota Surabaya. Lantas, dibawa untuk menyemprot Jalan Embong Malang sisi barat. Drone juga sempat diterbangkan untuk menyemprot Kampung Ketandan dan Kampung Kebangsren.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung penyemprotan disinfektan melalui drone tersebut. Sebelum memulai penyemprotan, Risma berkeliling dari gang satu ke gang lain. Dia mengimbau masyarakat untuk membuka pintu rumah dan jendela supaya disinfektan yang disemprotkan menggunakan drone bisa masuk sampai ke dalam rumah.
”Kulo nuwun Bapak-Ibu, ayo pintunya dibuka. Tak tunggoni (ditunggu) sampai buka pintu,” ujar Risma melalui pengeras suara. Dia juga memastikan bahwa cairan tersebut aman. ”Setiap hari badan saya disemprot juga pakai (disinfektan) ini, tidak apa-apa,” imbuhnya.
Penggunaan drone itu dinilai sangat efektif untuk menyemprot wilayah perkampungan padat penduduk. Dengan penyemprotan melalui udara, bisa lebih banyak area yang terjangkau. Semua cara sedang dicoba pemkot untuk menekan laju persebaran virus korona. Mulai sosialisasi, bagi-bagi telur dan wedang pokak, hingga penyemprotan disinfektan secara manual oleh petugas.
Saksikan video menarik berikut ini:

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *