Benarkah Sering Cuci Tangan Menggunakan Antiseptik Bikin Jadi Gampang Sakit?

Wikimedan – Kegiatan mencuci tangan biasanya dilakukan pada saat akan makan dan setelah makan. Atau juga bisa dilakukan setelah melakukan kegiatan yang membuat telapak tamgan menjadi kotor, sehingga membuat beberapa orang memilih untuk mencuci tangan mereka, demi kebersihan dan juga untuk menjaga kesehatan. Ada yang memilih untuk mencuci tangannya cukup menggunakan air bersih dan sabun, tapi tidak sedikit  juga yang memilih untuk mencuci tangan mereka menggunakan antiseptik. Tapi benarkah sering cuci tangan menggunakan antiseptik bikin jadi gampang sakit?

Banyak orang yang beranggapan bahwa mencuci tangan dengan menggunakan antiseptik akan membuat tangan lebih bersih dan terbebas dari kuman nakal. Tapi sebenarnya mencuci tangan menggunakan antiseptik cenderung dapat membuat lebih sering terserang penyakit, dan kemungkinan tersebut bisa naik dua kali lipat jika sering mencuci tangan menggunakan antiseptik.

Penelitian telah menyebutkan jika sering mencuci tangan menggunakan antiseptik dapat membuat seseorang mudah sakit, dibanding mereka yang hanya mencuci tangan menggunakan sabun pembersih saja. Memang antiseptik dapat menghilangkan kuman dan bakteri lebih ampuh dari pada sabun pembersih tangan. Hanya saja, antiseptik sebenarnya hanya digunakan di dalam ruang medis dan dipakai ketika dokter mau pun suster hendak menjalankan operasi dan sesudah melakukan operasi.

Antiseptik biasanya dipergunakan untuk kegiatan yang membutuhkan kebersihan ekstra agar tidak tercemar oleh bakteri dan virus. Kemudian hal ini menjadi sering disalah pahami oleh banyak orang, yang menganggap jika mereka mencuci tangan menggunakan antiseptik dapat menghilangkan semua bakteri dan virus sehingga tangan mereka akan bersih. Padahal sering cuci tangan menggunakan antiseptik bikin jadi gampang sakit.

Tidak hanya itu, sebenarnya sering mencuci tangan menggunakan antiseptik dapat membuat tangan menjadi terasa lebih kasar. Hal ini disebabkan karena di dalam antiseptik terdapat kandungan Triclosan. Triclosan  ini memiliki kandungan yang sangat kuat sehingga dapat menyebabkan komponen pelembab alami yang terdapat pada kulit tangan menjadi hilang. Karena antiseptik memiliki zat aktif yang seharusnya dihindari penggunaanya, jika tidak terlalu dibutuhkan.

Itu sebabnya pemakaian antiseptik tidak bisa dilakukan setiap hari, karena nantinya akan membuat kulit tangan menjadi terasa kasar karena komponen pelembab alami yang terdapat pada kulit tangan akan secara perlahan mengikis dan hilang. Selain itu penggunaan antiseptik yang terlalu sering juga mampu membuat sistem imun tidak mampu berkembang dan berevolusi untuk secara mandinri melawan bakteri dan virus yang menyerang tubuh. Sehingga akhirnya membuat mudah terserang penyakit seperti flu, batuk dan penyakit menular lainnya.

Sehingga antiseptik tidak bisa digunakan sehari-hari, karena sebenarnya antiseptik hanya digunakan untuk kegiatan yang membutuhkan sterilisasi dan harus benar-benar terbebas dari bakteri dan kuman. Sehingga membutuhkan pemakaian antiseptik. Tapi jika untuk kegiatan sehari-hari saja seperti setelah makan atau bermain, tidak perlu mencuci tangan menggunakan antiseptik.

Karena sebenarnya hanya mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun saja sudah cukup menghilangkan kuman dan bakteri yang dapat membawa biang penyakit.

Sudah tahu kan, alasan mengapa antiseptik tidak boleh sering digunakan, bukan hanya dapat membuat tubuh lebih rentan akan serangan penyakit, tapi juga dapat membuat tangan terasa lebih kasar.

Jika masih ada yang bertanya, bernarkah sering cuci tangan menggunakan antiseptik bikin jadi gampang sakit? Maka jawabannya adalah iya. Semoga artikel ini memberikan informasi yang bermanfaat bagi Anda semua.

Silahkan Share Ke Yang Lain Ya

Silahkan komentar