Wisata Sigadung di Banjarnegara Tutup , Ini Alasan nya

Berita Wikimedan – Taman liburan Sigadung yang berada di Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara terdampak tanah gerak. Kecuali memutus trek Banjarnegara-Pekalongan, material longsor terus menjalar hingga taman liburan alam tersebut.

Pengelola taman liburan Sigadung Rohman mengatakan, ketika ini taman liburan Sigadung tutup dan tak mendapatkan kunjungan pelancong. Sedangkan, jika akhir minggu, tingkat kunjungan lazimnya dapat menempuh 200-300 pelancong.

“Itu pun jika akhir minggu umum, melainkan jika libur panjang dapat menempuh 500 kunjungan pelancong. Pun tak cuma dari Banjarnegara melainkan juga dari luar tempat,” kata dia ketika di temui di lokasi liburan Sigadung, Banjarnegara Minggu (11/2/2018).

Upaya ini dijalankan untuk mengantisipasi risiko kepada pelancong.

Sedangkan, dia mengaku sedang semangat untuk mengoptimalkan liburan alam yang berada di lahan milik perhutani tersebut.

“Jika di liburan ini kecuali banyak terdapat titik selfie, juga ada outbound buah hati serta terapi ikan,” sebutnya.

Saat ditanya kapan mulai beropersi lagi, Rohman menuturkan pihaknya masih menunggu perkembangan dari fenomena tanah gerak tersebut. kecuali itu juga menunggu anjuran dari badan geologi terkait konsi tanah yang digunakan untuk liburan alam Sigadung.

“Lebih baik menunggu karena di sini memang tanahnya labil. Sehingga nanti ingin bagaimana kami menunggu anjuran dari badan geologi. Jadi jika ada anjuran pelancong yang datang ke sini juga aman,” tutur Rohman.

Koordinator TRC BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, kondisi tanah di lokasi tanah gerak selalu ada gerakan semenjak lima tahun terakhir. Menurutnya, hal ini lantaran di bawah tanah terdapat bebantuan. Sehingga jika ada hujan akan bergeser.

“Karena curah hujan tinggi debat air pun tinggi,” terangnya.

Menurut pantaunnya, pergerakan masih terus terjadi. Rata-rata, tanah bergerak 1-3 cm setiap menitnya. Pun ketika ini, retakan aspal terus bertambah.

Baca Juga  Ini Dia 3 Masalah Kesehatan yang Berpotensi Menyerang Orang Terlalu Kurus

“Langkah permulaan kami akan membersihkan materialnya dahulu. Tapi jika hujan, evakuasi material stop dahulu karena membahayakan,” kata dia.

Sejak Jumat (9/2) lalu, tanah di Desa Paweden bergerak dan menutup trek provinsi Banjarnegara–Pekalongan. Sementara, trek dialihkan melalui Kecamatan Kalibening dengan memutar sekitar 20 kilometer.