Tips Olahraga yang Aman dan Nyaman Bagi Penderita Penyakit Jantung

penyakit jantung

Image by: haberekspre.com.tr

Berita medan – Belum lama ini ada sebuah studi yang mengatakan jika olahraga yang berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung . Hal ini bisa saja terjadi karena terjadinya pengembangan yang cukup tinggi pada kalsifikasi arteri koroner (CAC).

CAC adalah prediktor bagi penyakit jantung secara umum, sebab semakin banyak kalsium, maka semakin besar pula kemungkinan penyumbatan di pembuluh darah jantung. Perlu anda ketahui, jika risiko ini bisa saja terjadi bagi seorang olahragawan.

Dr Manofefris Kasim, SpJP (K), SpKN, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, mengungkapkan jika olahragawan sering mengalami penebalan otot jantung sebab aktif bergerak.

“Apabila terlalu tebal dapat menyebabkan kematian, karena penebalan pada otot jantung bisa saja mengakibatkan leher kaku, irama detak jantung yang tak normal, dropnya tekanan darah, dan fibriosis,”ungkap dr Manoefris ketika ditemui pada sebuah acara, di kawasan Bekasi Timur.

Karena banyaknya penjelasan dokter dan hasil penelitian yang berhasil membuktikan, sehingga tidak heran apabila para ahli merekomendasikan adanya batasan seseorang untuk berolahraga.

Pembatasan waktu olahraga ini dilakukan agar bisa mendapatkan berbagai macam manfaat yang bisa di dapatkan. Karena, pada dasarnya olahraga sangatlah penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dan membuatnya selalu bugar.

Di sisi lain, penderita penyakit jantung juga diharakan agar idak melakukan olahraga berintensitas terlalu tinggi, misalnya saja angkat beban. Menurut dr Manoefris, seorang pasien penyakit jantung seharusnya melakukan olahraga dalam intensitas sedang saja, da jangan terlalu dipaksakan.

“Olahraga berintensisat tinggi bisa meningkatkan tekanan intra thorax.Jika kondisi ini terjadi, maka aliran darah akan terhambat dan berujung risiko terhadap penyakit yang dideritanya. Tidak hanya itu, olahraga sebaiknya dilakukan dengan bertahap. Dimulai dari intensitas rendah dahulu baru kemudian ke sedang supaya jantung dapat menyesuaikan,” jelas dr Manoefris.

Dr Manoefris kemudian menambahkan jika pasien jantung dapat berolahraga bersepeda atau jalan kaki yang intensitasnya sedang-sedang saja. Jika penderita jantung ingin berolahraga, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Baca Juga  Cek Waktu Ngemil Paling Tepat yang Aman Menurut Ahli Gizi, Berikut Ini

Itulah sedikit penjelasan tentang mengenai penyakit jantung . Tujuannya tentu sudah jelas, agar olahraga yang dilakukan tetap aman, sehat dan tidak membahayakan tubuh.