Telur Tercemar Fipronil Ditemukan Di Hongkong

Wikimedan.com . Telur Tercemar Fipronil Ditemukan Di Hongkong .Para menteri terkait di blok Uni eropa akan bertemu pada 26 September 2017 untuk membahas skandal telur yang tercemarfipronil . yang telah memaksa penutupan usaha peternakan dan menyebabkan penarikan massal.

Badan Eksekutif UniEropa, Selasa (8/8), mengatakan otoritas di Belgia butuh waktu sekitar sebulan untuk mengumumkan penemuan telur-telur yang terkontaminasi insektisida tingkat rendah. Padahal, negara-negara anggota Uni Eropa telah meminta untuk melakukannya secepatnya.

Puluhan peternakan unggas diBelgia dan Belanda telah diselidiki di tengah perburuan telur yang mengandung Fipronil. Zat ini dianggap berbahaya untuk kesehatan manusia. Beberapa negara Uni Eropa lainnya pun kini mencari telur tercemar tersebut.

Jutaan telur ditarik dari toko-toko di Belgia, Belanda, dan Jerman. Inggris, Perancis, Swedia, dan Swisstelah diperingatkan akan adanya kontaminasi Fipronil dalam telur di wilayah mereka.

Juru Bicara Komisi Eropa, Mina Andreeva, mengatakan tidak ada informasi tentang kejadian kontaminasi hingga 20 Juli. Telur-telur itu ditemukan di Belgia pada Juni lalu.

Ia mengatakan negara-negara Uni Eropa memiliki kewajiban hukum untuk segera memberitahukan adanya informasi yang mengancam kesehatan manusia. Ia menolak memberikan keterangan lebih banyak karena investigasi tengah berlangsung di kedua negara untuk mendalami temuan tersebut.

Otoritas keamanan makanan Belgia mengatakan, dari 86 peternakan yang diperiksa, 21 diantaranya memiliki jejak Fipronil. Peternakan ini dilarang memproduksi produk untuk hewan, seperti ayam. Tingkat deteksi mencapai tujuh kali di bawah batas Eropa untuk dianggap berbahaya.

Fipronil dipercaya dapat masuk dalam rantai makanan ketika secara ilegal ditambahkan pada produk perawatan hewan ternak yang terkena kutu. Menteri Pertanian Belgia Denis Ducarme berjanji akan menjelaskan kontaminasi tersebut. Ia mengatakan konsumen tidak berisiko.

Baca Juga  Bocoran PlayStation 5 Muncul, Usung Kartu Grafis 'Dewa'

“Saat ini tidak ada bahaya bagi kesehatan masyarakat,” kata Ducarme kepada RBTF

Menurut Ducarme, para konsumen perlu mengetahui bahwa semua telur yang terkontaminasi telah dijauhkan dari rak-rak toko. Jika pun ada kandungan Fipronil, ia memastikan levelnya masih di bawah ambang batas yang ditentukan Eropa.

Di Belanda, Marieke van der Molen dari kantor Kejaksaan Nasional untuk urusan kejahatan serius, kejahatan lingkungan, dan penyitaan aset mengatakan sedang menginvestigasi perusahaan yang dicurigai menggunakan Fipronil beserta supliernya. Ia menolak menyebutkan nama perusahaan yang dimaksud.

Menurutdia, penyidik telah mengambil sampel dan dokumen administratif terkait dalampenyelidikan itu. Mereka bekerja sama dengan pemerintah Belgia.

Badan Keamanan Beland mengatakan akan melakukan investigasi skandal Fipronil. Ia menyatakan ingin mengetahui kenapa kenapa adanya insektisida dalam rantai makanan tidak diamati sebelumnya.

Penyelidikanitu juga akan melihat peran peternak unggas dan pemerintah, serta melihat sosialisasi risiko makan telur tercemar itu kepada masyarakat. Investigasi dilakukanoleh dewan keamanan untuk meningkatkan keamanan, bukan menyalahkan.

Sementara itu, pejabat negara bagian Jerman di Lower Saxony meminta Fipronil dilarang di seluruh Eropa. Beberapa peternakan disebut terpengaruh setelah menerima desinfektan yang mengandung bahan kimia itu.

Fipronil sendiri merupakan pestisida yang dapat membunuh kutu dan hama lainnya, baik itu pada anjing maupun kucing.

Telur -telur tercemar insektisida dari peternakan unggas Eropa kini juga telah ditemukan di Hongkong, setelah sebelumnya di 15 negara Uni Eropa dan Swiss yang non-Uni Eropa, kata Komisi Eropa .

Indonesia diharapkan mewaspadai kasus tersebut. Komisi Uni Eropa mengatakan bahwa semua negara itu telah menerima pasokan telur yang terkontaminasi oleh fipronil.

Juga ditambahkan, pertemuan para menteri Uni Eropa itu akan membahas skandal tersebut dan telah dijadwalkan akan digelar pada 26 September mendatang.

Baca Juga  Juni 2017, BNN Sita Rp 57,5 Miliar Harta Mafia Narkoba

“Kami ingin pertemuan ini terjadi dalam rentang waktu yang lebih lapang sehingga akan lebih banyak fakta yang dapat dihimpun,” kata juru bicara Komisi Eropa, Mina Andreeva, dalam sebuah konferensi pers, Jumat (11/8/2017).

Negara-negara Uni Eropa yang terkena dampak adalah Belgia, Belanda, Jerman, Perancis, Swedia, Inggris, Austria, Irlandia, Italia, Luksemburg, Polandia, Rumania, Slowakia, Slovenia, dan Denmark, bersama dengan Swiss non-Uni Eropa, dan Hongkong di Asia, kata Daniel Rosario, juru bicara Komisi Eropa lainnya.

Dia mengatakan, peternakan unggas telah ditutup di empat negara, yakni Belgia, Belanda, Jerman, dan Perancis.

Di empat negara itu, para pihak berwenang telah mengkonfirmasi penggunaan fipronil secara ilegal untuk merawat unggas.

Telur Tercemar Fipronil Ditemukan Di Hongkong