Sangat Prihatin ! Vlog Tentang Jalan Di Medan Yang Ditujukan Kepada Presiden Jokowi

Wikimedan.comSangat Prihatin ! Vlog Tentang Jalan Di Medan Yang Ditujukan Kepada Presiden Jokowi. Sebuah video blog (vlog) anak Medan untuk Presiden Jokowi ramai dibahas di media sosial. Tidak hanya karena cara penyampaiannya yang ‘khas Medan’, isi vlognya juga jadi pembahasan yaitu soal kondisi jalan di Medan.

Vlog yang dibuat oleh Ghandy November ramai dibahas di Twitter pada Jumat (28/7/2017). Sebenarnya, video berdurasi hampir 9 menit itu sudah diunggah di akun Youtube Ghandy sejak 21 Juli 2017 lalu. Video itu sendiri direkam pada 20-12 Juli 2017.

medan

Dalam videonya, Ghandy mengendarai sepeda motor sambil menceritakan kondisi jalanan di Medan. Dia memulai menyapa Presiden Jokowi saat berada di Jalan Putri Hijau, Medan.

“Assalamualaikum Pak Jokowi, apa kabar, Pak, sehat pak ya, ya jadi maksudnya, waduh.. waduh,” kata Ghandy di awal vlog seperti dilihat youtube, Jumat (28/7/2017). Sapaan pertama ini ‘terganggu’ jalan yang rusak.

Dia lalu menyampaikan ada beberapa jalanan di Medan yang rusak parah. Apalagi, jalanan rusak itu di pusat kota. Sembari menunjukkan kondisi jalan yang rusal itu, Ghandy mengaku bingung untuk mengadu kemana soal jalanan tersebut.

“Di setiap daerah itu kan memang ada yang namanya gubernur, wali kota sebagai pemerintah kota kan Pak, tapi ya kekmana lah pak, kami warga Medan ni, kami nggak tahu mau mengadu sama siapa, mengadulah dulu sama bapak, kan,” ujarnya.

Dia berharap Jokowi menonton videonya tersebut. Lalu, Ghandy tiba di Jalan Williem Iskandar, tepatnya di daerah kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) yang merupakan tempatnya kuliah dulu. Dia mengadu dan menyayangkan kondisi jalan yang rusak itu.

“Ibarat pepatah, pak, kekmana kami ni orang Medan mau menempuh ilmu sampai ke negeri China, kalo sampai ke Unimed aja jalannya kek gini pak, wou wou, mantap kali kan pak?” kata Ghandy.

Ghandy menyayangkan perbaikan jalan aspal yang rusak itu hanya ditambal dengan semen. Angkot yang kerap ngetem di tengah jalan juga jadi aduannya ke Jokowi.

Dia tiba di persimpangan yang disebutnya sebagai simpang galau, masih di Jalan Williem Iskandar. Lampu lalu lintas di simpang itu tidak berfungsi.

“Kenapa galau ku bilang, pak, ini lampu lalu lintasnya nggak hidup, pak, kapan merah kapan hijau pun tau tau awak, yang penting kalau kosong masukkan (lewat atau jalan), gitu aja prinsipnya di sini, pak,” ujarnya.

Ghandy kuliah di Unimed dari tahun 2011 dan wisuda pada 2015. Namun, jalanan sampai sekarang tidak pernah bagus. Dia juga punya istilah khusus menggambarkan kondisi jalan tersebut.

“Jalanannya Pak sampe sekarang lihat lah, kayak kulit kena gigi tomcat,” ucapnya.

Dia lalu tiba di sebuah pasar. Kondisi di jalan tak beraturan antara pengendara dengan pejalan kaki hingga hampir menabrak.

“Ini namanya Pasar Drive Thru Pak, bapak mau sambil naik kereta (sepeda motor), naik mobil, belanja di sini kan, haduh (hampir nabrak), tinggal geserkan sikit (sedikit), ha kayak ibu ini lah pak, kira-kira, kalo kesenggol aku ini yang salah aku atau ibu ini ni?” ujarnya.

Asyik bercerita ke Jokowi tentang kondisi Medan, tiba-tiba sepeda motornya menemui lubang. “Ini lah Medan Pak, banyak kejutannya dia Pak, lobang-lobang kayak meteor ya kan,” ujarnya.

Dia menyarankan Jokowi tidak menggunakan sepeda motor atau mobil jika melewati jalanan itu sebab kendaraan bisa rusak. Dia menganjurkan agar naik kuda saja.

“Ada baiknya kalau kita lewat sini tu Pak naik kuda Pak, haa kayak waktu bapak sama Pak Prabowo dulu ya kan, naik kuda,” tuturnya.

Dia lalu melewati Jalan Wahidin hingga ke Jalan Sutomo. Jalanan di lokasi ini digenangi air dan rusak.

“Jadi Jalan Sutomo ini Pak dari jaman bahola (baheula/dulu) ini nggak bagus-bagus jalannya pak. Ini kalo ada orang hamil Pak lewat sini, langsung brojol tu anaknya, lahir prematur gara-gara lubang ini,” ujarnya.

Dia terus melajukan sepeda motornya sambil terus mengadukan kondisi jalanan. Jalan Krakatau, Jalan Sunggal hingga gambar di video tampak sudah malam dan banjir tergenang.

“Hooras, Danau Toba pindah ke sini .Hooras, keretaku (sepeda motorku) bentar lagi mati,” ujar Ghandy bernyanyi memplesetkan lirik lagu Anak Medan sambil menutup vlog itu.

Vlog Ghandy ini sudah ditonton 9.796 kali di Youtube serta dibagikan di beberapa akun lain. Potongan-potongan videonya juga jadi bahan perbincangan di Twitter. Sangat Prihatin ! Vlog Tentang Jalan Di Medan Yang Ditujukan Kepada Presiden Jokowi

Berikut cuplikan video nya :

Vlog Tentang Jalan Di Medan Yang Ditujukan Kepada Presiden Jokowi . Gimana? apa pendapat kalian ??

 

Facebook Comments
Terima kasih sudah mengunjungi website Wikimedan.com , dan membaca artikel dari kami. Silahkan klik artikel lainnya dibawah. Dan jangan lupa share ya!

One thought on “Sangat Prihatin ! Vlog Tentang Jalan Di Medan Yang Ditujukan Kepada Presiden Jokowi

  • 04/08/2017 at 8:52 pm
    Permalink

    Cara penyampaian nya kreatif gan, kalau secara langsung mungkin tidak di dengar tapi dengan cara di buat viral mungkin bisa dengar aspirasi nya, thanks gan untuk sharingnya…

    Reply

Leave a Reply