Rancangan Perpres Mobil Listrik Bocor!

Wikimedan.com .Rancangan Perpres Mobil Listrik Bocor!. Pernyataan Menteri ESDM Ignatius Jonan soal kendaraan listrik Juni lalu, ternyata berbuntut panjang. Setelah muncul Perpres Nomor 22 Tahun 2017 rentang RUEN yang menjadi payung regulasi kendaraan ramah lingkungan, kali ini mulai digodok lagi Perpres baru, tentang mobil listrik.

Sampai saat ini, draf dikabarkan sudah final, sembari disosialisasikan ke departemen terkait, tinggal ditandatangani  Presiden Joko Widodo, dan menunggu pemberian nomor.

Saat ditanyakan langsung kepada I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronik,Kemenperin, dirinya masih belum mau membongkar soal Perpres ini. Dirinya melempar ini kepada pihak Kementerian ESDM.

“Kami tidak tahu-menahu soal itu. Kami hanya diminta untuk menunjang indusrinya. Namun, perkembangannya di sana kami tidak tahu. Leading-nya kalau tidak salah Kementerian ESDM, karena mereka yang menyediakan listriknya,” ujar Putu, Rabu (9/8/2017).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, akan ada peraturan presiden (perpres) mengenai pengembangan mobil listrik untuk mengurangi emisi karbon, serta mencapai target bauran energi baru dan terbarukan 23 persen.

“Mungkin ‘pakai’ perpres. Saya kira, melalui perpres. Sudah ada instruksi tertulis dari Presiden (Joko Widodo) bahwa pemerintah akan mendukung pengembangan mobil listrik,” kata Menteri Jonan usai menghadiri Seminar Powering Indonesia di Jakarta, Rabu.

Jonan mengatakan, pemerintah telah membentuk tim berunsurkan Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM, sertra sedang menyusun rancangan regulasi tentang Indonesia mendukung pengembangan mobil listrik untuk mengurangi emisi karbon dan mewujudkan bauran energi terbarukan 23 persen pada 2025.

Menurut Jonan, bauran energi terbarukan tidak hanya diaplikasikan dalam penyediaan listrik, tetapi juga melalui transportasi yang akan berperan besar.

Selain untuk menambah bauran energi, melalui kebijakan pengembangan mobil listrik ini, impor gas dan bahan bakar minyak akan dapat ditekan.

Dalam regulasi tersebut, pemerintah tidak memberikan kewajiban kepada PLN menjadi penyedia energi listrik. Pembuatan mobil listrik juga bergantung pada industri, namun Jonan berharap ada pabrik lokal di Indonesia yang siap memproduksi mobil listrik.

Ada pun dukungan pemerintah terhadap pengembangan mobil listrik, salah satunya memberi insentif perpajakan agar harga mobil bisa dijangkau masyarakat.

“Mobil listrik Teslah seri yang paling besar kalau dilihat di banyak tempat seperti di Hong Kong, itu kalau masuk Indonesia dengan kebijakan fiskal dan perpajakan seperti sekarang, mungkin harganya bisa sekitar Rp2 miliar atau lebih. Ya, ‘nggak’ ada yang beli,” kata Jonan.

Ia menambahkan kebijakan mobil listrik tidak diarahkan kepada jenis energi baru dan terbarukan (EBT), tetapi masyarakat akan menyadari bahan bakar listrik dari energi terbarukan lebih ramah lingkungan.

“Tidak harus EBT, tapi ‘kan daripada bakar solar atau gasoline atau gas oil, lebih baik menggunakan listrik sehingga polusinya berkurang,” ungkapnya

Pembahasan Perpres di Kemenperin yang berlangsung dalam rapat tertutup, melibatkan beberapa pihak, antara lain, Kementerian Perindustrian sendiri, Asosiasi Pengembang Kendaraan Listrik Bermerek Indonesia (APKLIBERNAS), PT Great Asia Link, Industri otomotif (Gaikindo dan AISI), serta beberapa pihak lainnya.

Ke depannya masih belum diketahui kapan rapat lanjutkan akan diselenggarakan kembali. Dari informasi yang diberikan salah satu sumber, pembahasan soal Perpres akan berlanjut ke Kementerian Perhubungan, 16 Agustus mendatang.

Di dalam draft perpres sendiri terdapat 13 pasal, dimulai dari pengategorian jenis kendaran listrik (sepeda motor listrik, penumpang listrik, dll), infrastruktur, uji tipe, insentif, sampai pada pengolahan limbah baterai.

Rancangan Perpres Mobil Listrik Bocor!

Facebook Comments
Terima kasih sudah mengunjungi website Wikimedan.com , dan membaca artikel dari kami. Silahkan klik artikel lainnya dibawah. Dan jangan lupa share ya!

Silahkan komentar