Meresahkan Penumpang Angkot, Polsek Sunggal Tangkap Dua Warga Pinang Baris

Berita medan – Meresahkan Penumpang Angkot, Polsek Sunggal Tangkap Dua Warga Pinang Baris . Tindak pidana pemerasan dan pemalakan sering kali terjadi pada penumpang angkutan awam seperti yang menimpa Dianto ( 18 ) seorang pelajar warga Aceh Timur , dia menjadi korban pemerasan oleh preman. Selasa,(3/4/2018) jam 08:00 WIB.

Kejadian berawal pada ketika Dianto berada di depan terminal Pinang baris bersama seorang temanya dengan maksud menunggu angkot dengan tujuan RS H.Adam malik guna menjaga orang tuanya yang sedang dirawat disana.

Kemudian tiba-tiba keduanya dihampiri oleh tiga orang pria yang dengan basa-basi menanyakan kemana tujuan keduanya.

Sesudah menjelaskan arah dan tujuanya keduanya malahan disuruh masuk kedalam angkot dan lantas menodong mereka dengan sebilah pisau.

Merasa ketakutan keduanya berupaya melarikan diri namun di bendung pelaku. Kemudian dengan paksa, pelaku meminta handphone, jam dan uang keduanya. Berakhir menjalankan aksinya keduanya lantas melarikan diri meninggalkan korbanya .

Ahirnya korban bersama temanya mendatangi Polsek Sunggal dan membikin laporan. Laporan pun diteruskan ke reskrim yang turun ke lokasi bersama korban.

Di terminal pinang baris korban bersua dengan seorang pelaku yang bernama Muhammad safii alias safii (27) warga jalan Pinang Baris gang wakaf 2 kelurahan Lalang kecamatan Medan Sunggal.

Polisi pun menjalankan penangkapan kepada Fii dan lantas menjalankan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku lain atas nama Syahputra alias Bengkong (30) warga jalan Pinang Baris Gang Pribadi kelurahan Sunggal kecamatan Medan Sunggal.

Sewaktu di lakukan pemeriksaan kepada Bengkong, petugas menemukan satu paket sabu ukuran kecil dan uang sisa hasil kezaliman sebesar 50,000 rupiah.

Sewaktu diintrograsi kedua pelaku mengakui perbuatanya dan mengatakan bahwa dalam menjalankan aksinya ada dua orang kawan lainya yang bernama Arif dan Bima yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Baca Juga  Israel Tembak Jatuh Drone di Perbatasan Suriah, Milik Hizbullah?

Dari mulut keduanya mengatakan bahwa yang mengancam korban dengan pisau Adalah Arif.

Kini keduanya sudah dijebloskan kedalam sel tahanan Polsek Sunggal dan terancam 9 tahun penjara sebab melanggar pasal 368 ayat 1 KUHPidana

Facebook Comments
Terima kasih sudah mengunjungi website Wikimedan.com , dan membaca artikel dari kami. Silahkan klik artikel lainnya dibawah. Dan jangan lupa share ya!

Silahkan komentar