Inilah 4 Gejala Narkolepsi yang Wajib Anda Ketahui

Wikimedan – Inilah 4 Gejala Narkolepsi yang Wajib Anda Ketahui

Pengacara Novanti, Fredrich Yunadi mengungkapkan jika Setya Novanto selalu saja tertidur ketika menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Iya selalu tidur terus, dan selalu tidur melulu. Ketika nunggu pemeriksaan, tertidur, Ketika ditanya penyidik, tidur juga,” kata Fredrich di KPK, Kuningan persada, Jakarta Selatan. Mengutip laman Detik.com.

Di dunia medis, penyakit yang selalu tiba-tiba tertidur dinamakan narkolepsi. Untuk bisa mengetahui apakah Setya Novanto menderita penyakit narkolepsi atau tidak, maka harus dilakukan pemeriksaan mendalam dahulu oleh pihak dokter.
Namun, situs WebMD menyebutkan jika secara umum ada 4 gejala khas dari penderita narkolepsi. Berikut ini 4 gejala tersebut.

1. Merasa kantuk di siang hari yang sangat berat

Gejala pertama yang menjadi pertanda seseorang mengidap penyakit narkolepsi adalah kantuk berat dan sering, biasanya terjadi saat siang hari.

Kondisi ini disebut sebagai EDS atau excessive dytime sleepiness. Penderita narkolepsi akan merasa kantuk yang sangat berat di siang hari, walaupun malam harinya kebutuhan tidur sudah terpenuhi.

  1. Pelemahan otot

Gejala narkolepsi yang kedua adalah pelemahan otot tubuh atau katapleksis. Pelemahan otot tubuh ini datangnya secara tiba-tiba, sehingga penderita akan merasa lemas dan kehilangan kendali atas tubuhnya.

Efek katapleksis yang terjadi bisa menyebabkan beberapa efek, seperti lemas mendadak, kesulitan bicara sampai tidak bisa berbuat apapun. Kondisi ini akan terjadi, ketika ia mengalami emosi yang sangat berat. Seperti perasaan marah, tertawa, dan kaget.

  1. Halusinasi

Penyakit narkolepsi ternyata memiliki gejala yang cukup ngeri yaitu sering mengalami halusinasi. Penderita narkolepsi akan mengalami halusinasi yang bersifat visual, dan terasa seperti keadaan nyata yang cukup menakutkan.

  1. Ketindihan ( sleep paralysis )

Gejala terakhir yang dialami oleh penderita narkolepsi yaitu sleep paralysis. Di Indonesia lebih dikenal sebagai ketindihan. Pada kondisi seperti ini, gelombang otak pasien akan merasa kacau sehingga seakan-akan ia sadar padahal sebenarnya tengah bermimpi.

Baca Juga  Ini Dia 5 Makanan Lezat yang Menjadi Musuh Utama Penderita Kolesterol Tinggi

Itu tadi adalah 4 gejala yang dialami oleh penderita narkolepsi. Jika anda sering mengalami gejala-gejala di atas, mungkin saja anda terkena penyakit narkolepsi.

Jika anda sering mengalami kondisi seperti diatas, mungkin saja anda terkena penyakit narkolepsi.